Rabu, 20 Juni 2018 17:18

Kota Cimahi HUT ke-17, Ketua DPRD Kota Cimahi Puji Kinerja Eksekutif

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi, Achmad Gunawan atau Agun. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Tepat 21 Juni 2001, Kota Cimahi memisahkan diri dari wilayah Kabupaten Bandung. Lalu memutuskan menjadi kota administratif yang mandiri.

Sejak berdiri, Kota Cimahi pun disebut sebagai miniaturnya Indonesia. Pasalnya, di kota yang hanya memiliki 15 kelurahan dan tiga kecamatan ini, terdapat keberagaman agama, adat, suku dan budaya.

Hal tersebut diutarakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi, Achmad Gunawan atau Agun saat ditemui di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Rabu (20/6/2018).

"Cimahi ini Indonesia kecil, semua suku ada di sini," tuturnya.

Sejak berdiri, Kota Cimahi terus berbenah. Lewat kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dengan DPRD Kota Cimahi, serta tak melupakan peran masyarakat, Cimahi berkembang menjadi kota yang maju tanpa melupakan agama dan kebudayaan.

Besok, tepatnya 21 Juni 2018, Kota Cimahi genap berusia 17 tahun. Bagi Agun, momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Cimahi ke-17 ini seperti mengingatkan pada memori 17 silam.

Dimana saat itu, kata Agun, semua elemen masyarakat sama-sama berjuang untuk menjadikan Cimahi ini sebagai kota yang benar-benar mandiri dan berkembang seperti sekarang.

"Sekarang Cimahi sudah jadi kota, yuk kita isi. Jangan diisi keributan, isi dengan hal-hal yang mengundang tindakan kondusif," ujarnya.

Selain itu, momen yang kerap disebut 'sweet seventeen' ini, Agun mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk menjadikannya sebagai ajang mempererat silaturahmi.

"Kita pakai ajang silaturahmi, meningkatkan toleransi antar suku, agama golongan, kepercayaan, adat dan lain sebagainya," katanya.

Agun juga mengutarakan penilaiannya terhadap kinerja Pemerintah Kota Cimahi dibawah kepemimpinan Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna-Ngatiyana.

Menurutnya, sejak keduanya memimpin Kota Cimahi akhir 2017 lalu, sudah banyak perubahan yang dilakukan. Tentu saja perubahan yang mengarah pada perbaikan Kota Cimahi.

Ia mencontohkan, sekarang kendaraan ambulan atau program layanan siaga sudah tersedia di setiap Puskesmas di Kota Cimahi. Selain itu, ada program Rp 100 juta per/RW yang sudah berjalan.

"Kepemimpinan Wali Kota sekarang, saya sudah banyak dialog. Peningkatan sudah kami rasakan," pungkasnya.

Berita Terkait