Wali Kota Cimahi Ngatiyana
Wali Kota Cimahi Ngatiyana [Istimewa ]
News

Pemkot Cimahi Kebut Pembangunan Infrastruktur Strategis

Limawaktu.id, – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus mengakselerasi pembangunan berbagai fasilitas publik serta Infrastruktur strategis di wilayahnya [1]. Langkah taktis ini diambil guna memperkuat kualitas pelayanan langsung kepada masyarakat sekaligus memperbarui berbagai sarana publik yang dinilai sudah mendesak untuk ditingkatkan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan pemerintah saat ini [1]. Pernyataan tersebut disampaikannya secara langsung setelah melakukan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan Puskesmas Melong Tengah yang berlokasi di Kelurahan Melong, Kota Cimahi, pada Senin (24/8/2026).

Ngatiyana memaparkan bahwa komitmen peningkatan fasilitas kesehatan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, Pemkot Cimahi telah berhasil merampungkan beberapa fasilitas vital, di antaranya Puskesmas Cibeureum, Unit Pelayanan Darah Rumah Sakit (UPDRS), Laboratorium Kesehatan dan Rumah Singgah.

"Yang sudah selesai tahun kemarin itu Puskesmas Cibeureum, kemudian UPDRS untuk kesehatan juga selesai, laboratorium kesehatan dan rumah singgah," jelas Ngatiyana saat memberikan keterangan kepada awak media.

Dia menyebutkan, Pada tahun anggaran ini, Pemkot Cimahi kembali menggenjot beberapa proyek strategis yang berdampak langsung pada mobilitas, keselamatan, dan kenyamanan aktivitas harian masyarakat. Selain pembangunan Puskesmas Melong Tengah, fokus pemerintah juga terbagi pada perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan serta jembatan, diantaranya Pembangunan Underpass Gatot Subroto. Proyek ini mendapatkan dukungan penuh berupa bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan Perbaikan Jembatan merupakan Rehabilitasi yang dilakukan secara intensif mengingat adanya penurunan kondisi struktur fisik jembatan. Sementara Pembangunan jembatan layang (flyover) yang berlokasi di belakang Pusdikpom ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun ini.

Terkait perbaikan jembatan, Ngatiyana mengingatkan urgensi keselamatan warga. "Jembatan diperbaiki karena kondisinya sudah turun. Kalau tidak diperbaiki nanti bisa menimbulkan musibah atau kecelakaan. Termasuk flyover di belakang Pusdikpom, mudah-mudahan tahun ini juga selesai," ungkapnya.

Kendati demikian, Ngatiyana mengakui bahwa pelaksanaan proyek infrastruktur berskala besar kerap kali dihadapkan pada tantangan di lapangan. Guna mengantisipasi hambatan tersebut, Pemkot Cimahi berkomitmen melakukan evaluasi berkala secara ketat agar setiap proyek berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Cimahi atas segala ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses konstruksi berlangsung, terutama yang berkaitan dengan kebisingan dan penyesuaian arus lalu lintas.

"Dalam pembangunan itu pasti ada kendala, kesulitan dan sebagainya. Tetapi semuanya dievaluasi sehingga sasaran akan tercapai dan bisa selesai tepat. Saya juga mohon kesadaran masyarakat, setiap pembangunan pasti ada yang terganggu, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk lalu lintas maupun kebisingan. Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila pembangunan dari Pemkot Cimahi menimbulkan gangguan," pungkasnya.

Baca Lainnya