Kamis, 1 Agustus 2019 19:10

Sebab BPJS Kesehatan Nonaktifkan 80 Ribu Peserta di Kab Bandung

ilustrasi. [net]

Limawaktu.id - Sebanyak 80 ribu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Bandung dihentikan. Puluhan ribu peserta itu adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bandung, Fahrurozi mengungkapkan sebanyak 80 ribu peserta tersebut sudah tidak masuk dalam Basis data Terpadu (BDT) yang dimiliki oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Terkait alasan tidak masuk BDT, ia mengaku tidak mengetahuinya.

"80 ribu peserta PBI APBN yang gak masuk BDT sudah dinonaktifkan permalam tadi pukul 00.00 Wib, penggantinya sudah aktif," ujarnya Kamis (1/8/2019).

Dirinya menambahkan, saat ini tingkat kepatuhan atau menunggak membayar premi BPJS kesehatan masih sekitar 45 persen untuk peserta mandiri. Sedangkan untuk badan usaha di Kabupaten Bandung sudah 99 persen taat mengikuti BPJS kesehatan.

"2,6 juta penduduk di Kabupaten Bandung sudah menjadi peserta BPJS dari total 3,6 juta orang. Itu sekitar 79,1 persen, masih rendah dibandingkan kota Bandung," bebernya.

Fahrurozi menambahkan, rata-rata peserta BPJS kesehatan yang mendaftar mandiri tiap hari sebanyak 133 orang. Sementara, peserta PBI APBD mencapai 105 ribu orang dan peserta PBI dari APBN mencapai 1,3 juta orang.

Berita Terkait