Sabtu, 29 Juni 2019 19:28

Musim Kemarau, Apa Kabar Irigasi di Kota Cimahi?

Tanah Sawah Menjadi Retak-Retak Karena Air Tidak Mengalir. [limawaktu]

Limawaktu.id - Daerah irigasi yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dipastikan masih aman untuk mengairi sawah di Kota Cimahi selama musim kemarau.

Tercatat, ada 137,14 hektare sawah yang harus mendapat pasokan air agar padinya bisa dipanen. Lahan sawah tersisa itu tersebar ditiga kecamatan, yakni di Kecamatan Cimahi Utara 85,42 persen, Kecamatan Cimahi Tengah 4,42 persen serta Kecamatan Cimahi Selatan 46,3 persen.

Dari total luas sawah yang tersisa itu, yang sama sekali sudah tidak teraliri air adalah sawah di Kampung Pasir Kiara, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara seluas 15 hektare. Tapi, itu bukanlah dari irigasi Cimahi, melainkan dari irigasi Sungai Cijanggel, Bandung Barat.

"Sejauh ini masih aman, masih dialiri air dari irigasi. Kecuali sawah yang di Pasir Kiara, karena itu sumber airnya dari Sungai Cijanggel (Bandung Barat)," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Supendi Heriyadi saat dihubungi via sambungan telepon, Sabtu (29/6/2019).

Ada tiga daerah irigasi yang masih aktif menyuplai air ke sawah di Kota Cimahi, yakni daerah irigasi Leuwilayung, daerah irigasi Leuwiteureup dan irigasi jorolot.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Cimahi Utara, Rani Kurniati menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan khusus di wilayah utara, baru sawah di Kampung Pasir Kiara saja yang mengalami kekeringan. Itupun sumbernya dari Bandung Barat.

"Sawah di utara itu ada sekitar 85 hektare, yang airnya udah surut itu di Cipageran. Kalau sisanya masih aman," tegasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Drainase pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, Sambas Subagja mengatakan, memasuki musim kemarau ini memang debit air yang masuk ke daerah irigasi berkurang. Tapi masih cukup untuk mengairi sawah di Kota Cimahi.

"Khususnya Leuwilayung dan Leuwiteureup masih cukup baik. Cuma memang di hilir, irigasi Jorolot mungkin sudah berkurang," terangnya.

Berita Terkait