Moment May Day, Tukang Ojek dan Petani Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimahi
Limawaktu.id,- Pekerja mandiri di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) didorong segera ikut dalam kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Pasalnya, kata Renata Susanti sebagai Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan cabang Cimahi, masih banyak pekerja mandiri, seperti tukang ojek, nelayan, pedagang dan petani di Cimahi dan KBB yang belum tercover jaminan ketenagakerjaan.
"Target berat yang belum terlindungi itu adalah pekerja non formal, seperti tukang ojek, nelayan, petani," kata Renata, yang didampingi Marketing Officer, Mike Mayasari saat ditemui disela-sela peringatan Hari Buruh atau May Day di kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (2/5/2018).
Ada beberapa manfaat yang bisa didapat oleh para pekerja mandiri. Di antaranya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan pada pekerja melalui empat program. Yakni program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).
Dikatakan Renata, untuk mendorong agar pekerja mandiri di KBB dan Cimahi tercover BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi.
Sosialisasi akan terus dilaksanakan di 165 desa se-Bandung Barat dan 15 kelurahan se-Kota Cimahi. "Kita akan kontinyu melaksanakan sosialisasi. Harapan, masyarakat lebih kenal dan tau manfaat hingga akan timbul kesadaran untuk mendaftar kepesertaan," tuturnya.
Khusus perihal May Day, lanjut Renata bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk peningkatkan pelayanan kepada para peserta. Pasalnya, kata dia, peserta merupakan mitra yang harus mendapat apresiasi.
"Kita diamanahkan harus memberikan pelayanan terbaik dan jadi jembatan kesejahteraan bagi pekerja," tuturnya.
Khusus peringatan May Day kali ini, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan sarapan gratis bagi peserta yang datang ke kantor cabang Cimahi.