Rabu, 29 November 2017 17:34

Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimahi Soal Desa Sadar Jaminan Sosial

News BPJS Kesehatan
Launcing Desa Sadar Jaminan Sosial di Cimahi.
Launcing Desa Sadar Jaminan Sosial di Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Cimahi, Ferry Azhari mengajak warga pekerja di pedesaan untuk mengikuti kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal tersebut disampaikannya dilewat rilis yang diterima Limawaktu.id pada Rabu (29/11/2017).

"Yang diharapkan seluruh desa yang di wilayah juga terlindungi program BPJS Ketanagakerjaan," ujar Ferry.

Untuk menambah partisipasi masyarakat pedesaan, BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi. Salah satunya melalui program Desa Sadar Jaminan Sosial. Pihaknya menjalin kerja sama dengan aparat pedesaan di wilayah Cimahi dan Bandung Barat dalam mensosialisasikan Desa Sadar Jaminan Sosial.

"Dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di Desa, agar lebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan," ujar Ferry.

Dikatakannya, program di atas sejalan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi dalam poin tiga, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan Desa, dalam kerangkan negara dan kesatuan.

"Serta poin lima, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera dalam mendorong Jaminan Sosial untuk seluruh masyrakat di 2019," ucap Ferry.

Dijelaskannya, rogram Desa Sadar Saminan Sosial memiliki tujuan agar masyarakat desa mengenal lebih dekat program BPJS Ketenagakerjaan sehingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kemudian diharapkan adanya kesadaran perangkat desa terhadap kesejahteraan masyarakat pekerja di desa melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Lalu, diharapkan seluruh perangkat Desa, Bumdes, Pendamping Desa dan Pelaku Ekonomi Desa terlindungi program BPJS Ketenakerjaan," jelasnya.

Ditegaskan Ferry, Desa Sadar ini sebuah tindak nyata dari BPJS Ketenagakerjaan di mana dalam hal ini juga dilakukan pembinaan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa akan pentingnya sebuah jaminan sosial.

"Dalam menghadapi resiko-resiko sosial yang dapat menimpa kita di manapun dan kapanpun," tandasnya.

Berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mengelola 4 program yaitu JKK, JKM, JHT dan JP untuk memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja baik formal atau informal. (kit)*