Dijadikan Pemandu Wisata, Begini Respon Mojang Cantik Asal Cimahi
Limawaktu.id, - Untuk mendukung wisata heritage, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi menggaet mojang jajak menjadi pemandu wisata.
Total ada 45 mojang jajaka Kota Cimahi yang akan memandu wisatawan nanti. Agar lebih matang, para pemandu tersebut mendapat pelatihan pada Senin (24/9/2018) di Aula di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Senin (24/8/2018).
Prinsa Shafira, salah seorang mojang yang mengikuti pelatihan memuji kegiatan yang mengakomodasi para pemandu wisata tersebut. Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini, ia dan para mojang jajaka lainnya mendapat pengetahuan lebih luas perihal kepariwisataan, utamanya tugas pemandu.
"Ini bener-bener bagus sih, karena kita dapat lagi ilmu baru. Apalagi memang saya sebagai mojang atau duta wisata sudah seharusnya mengetahui bagaimana cara untuk mempromosikan destinasi wisata yang khususnya ada di Kota Cimahi," ujar Prinsa usai acara.
Menurutnya, pelatihan menjadi duta wisata seperti ini seharunya diadakan lebih luas lagi terhadap masyarakat. Sebab, ia meyakini masyarakat pun punya keinginan untuk mengembangkan wisata di Cimahi.
"Saya rasa ini perlu diadakan bukan hanya untuk duta wisata saja, tapi masyarakat juga yang sama-sama ingin membangun Kota Cimahi menjadi destinasi wisata yang diminati banyak kalangan," imbuh Prinsa.
Perihal pengembangan wisata di Kota Cimahi, lanjut Prinsa, potensinya cukup besar. Terlebih Cimahi memiliki keunikan tersendiri, yakni dengan banyaknya bangunan bersejarah dan pusan pendidikan militer.
Menurutnya, dua aset tersebut sangat mungkin untuk dikombinasikan menjadi destinasi wisata yang akan diminati oleh wisatawan lokal maupun luar Kota Cimahi.
"Jadi ini yang harus kita kembangkan lagi menjadi destinasi wisata," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan, dengan diberikannya pelatihan tersebut, nantinya para pemadu wisata itu sudah siap untuk memberikan pengetahuan terhadap para wisatawan.
"Jadi tenaga ahlinya kita siapkan, sehingga jika wisata militer ini sudah berjalan pemandunya sudah siap," ujarnya.
Para mojang jejaka tersebut, kata Ngatiyana, hasil dari seleksi yang nantinya akan dibagi tugas dan disebar ke setiap tempat wisata militer yang ada di Kota Cimahi.