Kamis, 21 Juni 2018 13:52

Waduh, Wali Kota Cimahi Dibikin Kecewa Piala Dunia 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Euforia Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Rusia sejak 14 Juni hingga 15 Juli 2018 tak begitu dirasakan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.

Alasannya pun bikin geleng-geleng kepala. Ajay kecewa tim favoritnya, yakni belanda tak lolos ke ajang empat tahunan tersebut. Tim negeri kincir angin tersebut hanya jadi penonton dalam ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Baca Juga : Kejutan Awal Piala Dunia Rusia 2018: Tuan Rumah Perkasa, Iran Memimpin, CR7 Hattrick

Total ada 32 negara yang terbagi ke dalam delapan grup. Belanda, yang notabenya jadi salah satu negara penyuplai pemain berbakat tak termasuk di dalamnya.

"Sebetulnya, saya jagoin Belanda tapi sayang gak lolos," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Kamis (21/6/2018).

Baca Juga : Piala Dunia 2018 Rusia: Prancis & Argentina Tetap Jadi Favorit

Permainan total football yang jadi ciri khas Belanda menjadikan alasan Ajay tertarik menjadikan Belanda sebagai tim favorit.

Piala Dunia sudah berlangsung. Tak ada Belanda di dalamnya. Tersisa hanyalah kekecewaan.

Baca Juga : Piala Dunia 2018 Rusia: Tim Unggulan Tampil Kurang Meyakinkan di Laga Pembuka

Namun, sebagai pecinta sepak bola, Ajay tetap menjadikan sepak bola sebagai tontonan wajibnya. Ia pun menilai Piala Dunia di Rusia kali ini begitu aneh.

"Aneh Piala Dunia sekarang mah," ucapnya.

Baca Juga : Piala Dunia 2018 Rusia: Jepang-Senegal Kacaukan Skenario Grup H, Tuan Rumah Tim Pertama Lolos

Sebab Belanda tak masuk Piala Dunia, dukungan Ajay pun beralih pada negara brazil. Dimatanya, Tim Samba tersebut memiliki potensi untuk menjadi kampiun pada ajang kali ini.

Pasalnya, Brazil memiliki pemain yang cukup hebat. Sebut saja di antaranya Neymar, Philipe Coutinho, Casemiro hingga kiper Alison Becker.

"Sekarang dukung Brazil dulu," ucap Ajay.

Baca Lainnya