Limawaktu.id - Persak (Persatuan Sepakbola Kebumen) & Tjimahi Football Club Cimahi, dua tim sepakbola yang dibidani Ebod Jaya selaku sponsor tunggal, siap berkiprah di pentas sepakbola nasional. Persak Kebumen, tim yang dibentuk didaerah asal kelahiran Makhfudz Solaiman, atau akrab disapa Kang Ebod, selaku owner Ebod Jaya. Saat ini Persak Kebumen sedang melakoni Liga 3 Region Jawa Tengah. Akhir pekan lalu Persak Kebumen sukses mengalahkan Persikaba Blora dengan skor 2-0, dalam lanjutan Liga 3 Jateng, yang berlangsung di kandang sendiri, Stadion Chandradimuka, Kab. Kebumen, Minggu (21/7). "Mudah-mudahan Persak lolos ke fase berikutnya," ujar Kang Ebod.
Kemenangan ini menjadi motivasi tersendiri bagi Kang Ebod dalam mempersiapkan tim Tjimahi FC, tim yang dibentuk di kota tempatnya beraktifitas bisnis. Tjimahi FC akan melakoni Liga 3 Region Jawa Barat, medio September 2019. Tjimahi FC terbentuk setahun yang lalu, untuk menampung potensi sepakbola di Kota Transit. Mengawali kiprahnya di Liga 3 Region Jabar, saat ini sudah terdaftar sementara dengan nama Lintas Putra (tim anggota PSSI Asprov Jabar), yang diakuisisi Ebod Jaya belum lama ini. Menurut Tedi, tim kepala Tjimahi FC, tahun ini, timnya akan mengikuti dua turnamen penting, yakni tim senior di Liga 3 Region Jabar dan tim U-17 di Piala Suratin 2019.
"Sementara kita pakai nama Lintas Putra-Tjimahi FC, sesuai nama yang terdaftar di PSSI Asprov Jabar. Musim depan baru kita full menggunakan nama Tjimahi FC," jelas Tedi Sumpena, ketua tim pelatih Tjimahi FC.
Menghadapi Liga 3 Jabar yang akan digelar sekitar dua bulan lagi, Tjimahi FC sudah melakukan persiapan, khususnya dalam perekrutan pemain melalui proses seleksi. Karena waktunya mepet, jadi proses seleksi dilakukan secara tertutup. Sistem ini dilakukan dengan memilih pemain hasil rekomendasi tim pelatih yang sudah dipantau sebelumnya, serta masukan dari beberaap agen. "Para pemain hasil rekomendasi tim pelatih dipilih melalui sebuah pertandingan ujicoba. Ada juga yang dipilih langsung setelah melalui tes," tambah Tedi.
Sementar untuk pemain junior yang akan mengikuti Piala Suratin U-17, sebagian diambil dari para pemain hasil binaan SSB Tjimahi FC usia 15,:16 dan 17, yang sudah terdaftar. Sebagian lagi diambil dari turnamen Askot PSSI Cimahi bertajuk PIALA BAKSO EBOD U-17 yang akan digelar mulai 28 Juli mendatang. "Nanti digabungkan pemain hasil binaan sendiri dengan pemain hasil pantauan di turnamen PIALA BAKSO EBOD, dan selanjutnya kita saring lagi untuk menemukan formasi tim yang terbaik," katanya.
Tedi juga menyatakan jika tidak tertutup kemungkinan akan digelar seleksi secara terbuka. Namun itu pun tergantung situasi, mengingat waktu yang mepet. (hra)*