Minggu, 25 Februari 2018 10:08

Kembangkan Minat, Siswa MTs Al-Islam Bandung Ikuti LKBB dan Futsal Gelora Semesta

Reporter : Jumadi Kusuma
Siswa dan Guru Pendamping Grup LKBB dan Futsal MTs Al-Islam Bandung selepas mengikuti lomba Gelora Semesta di Ponpes Sirnamiskin, Kota Bandung.
Siswa dan Guru Pendamping Grup LKBB dan Futsal MTs Al-Islam Bandung selepas mengikuti lomba Gelora Semesta di Ponpes Sirnamiskin, Kota Bandung. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Usia remaja rentan terhadap pengaruh lingkungan, karenanya menyalurkan dan mengembangkan minat dan bakat bisa berdampak positif untuk mengantisipasi pengaruh buruk pergaulan dengan berbagai aktifitas bersama. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Islam Kota Bandung tidak ketinggalan berpartisipasi dalam Gelar Lomba Remaja Setingkat Menengah Pertama (Gelora - Semesta) yang diselengggarakan oleh MI dan SMK Terpadu AD-Dimyati Ponpes Sirnamiskin Kota Bandung, Sabtu (24/2/18).

Guru MTs Al-Islam Cecep Kurniawan, S.Ag berharap keikutsertaan siswanya dalam lomba futsal dan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) di Gelora Semesta dapat mengembangkan minat dan bakat anak didiknya.

"LKBB ini untuk mengembangkan minat dan bakat siswa baik dalam baris berbaris maupun pembelajaran di sekolah, supaya ada semangat dan gairah lagi dalam pelajaran dan ekstakulikuler. MTs Al-Islam mengikutikan dua kontingen yaitu dua grup Tim Futsal yang masing-masing delapan orang siswa dan grup LKBB sebanyak enam belas siswa", kata Cecep.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Gelora Semesta Yessy Yuniar menyatakan kegiatan lomba diselenggarakan rutin setiap tahun dengan tujuan untuk silaturahmi dan promosi sekolah.

"Ada lomba LKBB, nasyid, pidato, cerdas cermat dan futsal. Untuk saat ini pesertanya ada 21 sekolah MTs dan SMP se Bandung Raya diantaranya dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi. Semacam open house untuk menarik minat SMK Terpadu Ad Dimyati, dan dari tahun ke tahun pesertanya terus meningkat", tuturnya.

Dilain pihak Kepala Sekolah SMK Terpadu Ad-Dimyati Abdul Kholiq menjelaskan salah satu keunggulan sekolahnya adalah SMK yang berbasis pesantren.

"Materi pelajaran agama porsinya sama dengan Madrasah Aliyah (MA) cuman tidak ada Sejarah Islam dan Bahasa Arab. Ada pelajaran Quran hadits, fiqh dan akhlak. Disekolah lain pelajaran agamanya biasanya cuma dua jam sedangkan disini sepuluh jam", pungkasnya.