Sabtu, 31 Maret 2018 16:33

Deretan Prestasi Pelajar 13 Tahun Asal Cimahi ini Bikin Kagum

Reporter : Fery Bangkit 
Suasana latihan outdor di Pakuhaji, Sabtu (31/3/2018).
Suasana latihan outdor di Pakuhaji, Sabtu (31/3/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Deretan prestasi bergengsi berhasil dicatatkan anak berusia 13 tahun bernama muthia Nurfadilah Mulyana. 

Tercatat ada sekitar enam penghargaan yang telah diraih oleh siswi kelas VII SMP Negeri 2 cimahi itu diajang olahraga karate.

Di antaranya Juara I Pra Pemula Kumite -30kg Putri Wali Kota Cimahi Cup 2016, Juara I Pemula Kumite Perorangan Putri -35 kg Kejuaraan Unpas Karate Cup 2018 tingkat Jawa Barat.

Kemudian Juara II Kumite Pemula Putri -40kg Kejuaraan Karate STKIP Pasundan Cup Tahun 2018, Juara II Kumite -35kg Pemula Puteri Kejuaraan Nasional antar Pelajar Kei Shin Kan Karate-Do Itenas Cup 2018, Juara II Kumite -30kg Pra Pemula Putri Kejuaran Daerah Kei Shin Kan Karate-Do Indonesia se-Jawa Barat Tahun 2015 serta Juara II Kumite -30kg Pra Pemula Putri Kejuaraan Nasional VI Kei Shin Kan Karate-Do Indonesia Tahun 2016.

Catatan prestasi gemilang yang ditorehkan Muthia tentunya sangat membanggakan dan mengharumkan Kota Cimahi di tingkat Jawa Barat dan Nasional.

Ketika ditemui di Wisata Alam Paku Haji, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (31/3/2018), Muthia tengah berlatih dengan teman-temannya, serta pelatih.

Ia nampak ceria dan sangat menikmati olahraga yang dipilihnya. Satu per satu ia lahap menu latihan yang diberikan pelatih karate atau biasa disebut Senpai. 

Sempat malu-malu saat diajak bicara, anak pertama dari pasangan Yusuf Mulyana (45) dan Hani Santika (41) itu mulai menuturkan perasaannya pada olahraga karate.

"Iya seneng aja," tuturnya.

Prestasi yang berhasil diraih Muthia berawal dari hobinya terhadap olahraga. Awalnya, oleh kedua orang tuanya, ia coba untuk menekuni olahraga badminton, seperti hobi sang ayah.

Merasa tidak menyenangkan dengan olahraga badminton, ia melihat sisi lain yang lebih menyenangkan dari olahraga karate. Alasannya, karate lebih menyenangkan.

"Iya senengnya dari kelas III SD. Seneng banyak temen," kata Muthia.

Soal cita-cita, Muthia mengidamkan menjadi seorang dokter. Namun, karate tidak akan ia tinggalkan sampai kapanpun.

Pasalnya, dengan bakat yang dimiliki, ia memiliki keinginan untuk berprestasi lebih jauh lagi. Baik di tingkat Jawa Barat, nasional maupun internasional.

"Iya pengen terus karate. Bisa buat bela diri juga," pungkasnya.

Menu latihan di alam terbuka yang dilahap Muthia dan teman-temannya kali ini pun ditutup dengan games. Semua anak, termasuk Muthia nampak bahagia menjalaninya.

Baca Lainnya