Limawaktu.id - Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana meminta agar para atlet bisa berjuang meskipun persiapan yang mereka lakukan belum mendapat dukungan fasilitas memadai.
Seperti diketahui, sebanyak 334 atlet telah diberangkatkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2018 di Kabupaten Bogor pada 6-15 Oktober mendatang.
Meski serba terbatas dalam sarana dan prasarana olahraga, Ngatiyana menargetkan kontingen Kota Cimahi bisa finish di peringkat 10 besar dalam gelaran Porda ke-XIII itu.
"Kami tetap meminta mereka agar berjuang habis-habisan, bahkan menargetkan finish 10 besar. Memang agak sulit, tapi bukan tidak mungkin," ujar Ngatiyana saat ditemui usai pelepasan Kontingen Kota Cimahi, Senin (1/10/2018).
Saat ditanya upaya dari pemerintah, Ngatiyana berharap fasilitas penunjang para atlet bisa segera direalisasikan. Untuk menyiasati kekurangan itu, pihaknya bakal menjalin kerjasama dengan Pusat pendidikan (Pusdik) militer yang ada di Cimahi.
Alasannya, semua Pusdik yang ada di Cimahi rata-rata memiliki fasilitas olahraga memadai yang bisa dimanfaatkan untuk sarana latihan atlet, bahkan pembinaan atlet usia dini.
"Lapang bola, lapang basket, tenis, bahkan tempat fitnes itu bisa dipakai, seperti di Pusdikjas, Pussen Arhanud, Pusdik Armed. Kita tinggal koordinasi dengan TNI. Secara lisan dan tertulis sudah kami sampaikan," ungkapnya.
Bentuk kolaborasi antara Kota Cimahi dengan TNI juga kental tergambar dari seragam kontingen Kota Cimahi yang dihiasi dengan motif loreng.
"Filosofinya jelas, karena Kota Cimahi ini kan basis militer. Kita minta dukungan TNI, berharap semangat atlet dan daya juangnya seperti prajurit TNI yang terjun ke medan perang," tegasnya.