Minggu, 9 September 2018 16:11

Ciptakan Pelatih Tangguh, Merpati Putih Gelar UKTD di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
UKTD Ujian Kenaikan Tingkat Daerah PPS BETAKO MERPATI PUTIH 2018 di Kampus STKIP Pasundan, Jln. Permana, Minggu (9/9/2018).
UKTD Ujian Kenaikan Tingkat Daerah PPS BETAKO MERPATI PUTIH 2018 di Kampus STKIP Pasundan, Jln. Permana, Minggu (9/9/2018). [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Peguruan silat Merpati Putih (MP) bertekad terus mencipatakan pelatih-pelatih silat yang tangguh dan bertanggung jawab.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC Merpati Putih Kota Cimahi, Dadan Setiawan saat ditemui disela-sela Ujian Kenaikan Tingkat Daerah (UKTD) PPS Betako Merpati Putih di Kampus STKIP Pasundan Cimahi, Jln. Permana, Minggu (9/9/2018).

Dalam UKTD tersebut, tercatat ada 40 pelatih silat se-Jawa Barat yang mengikuti kenaikan tingkat. "Harapannya mereka menjadi pelatih yang tangguh, kemudian mereka juga jadi pelatih yang bertanggung jawab bisa menyesuaikan dengan berbagai keadaan tantangan zaman sekarang ini," ujar Dadan.

Dikatakannya, DPC Merpati Putih sendiri mendapat mandat untuk menjadi tuan rumah ujian kenaikan tingkat tahun 2018 ini. Ujian kenaikan tingkat ini merupakan kegiatan tahunan untuk tingkatan kombinasi satu ke kombinasi dua.

"Ada uji tulis, tata gerak, uji getaran, uji fight. Juga ada ujian stamina, tenaga dan terakhir pembajaan," kata Dadan.

Setelah ujian ini, pihaknya menginginkan agar para pesilat ini dapat menjadi pelatih yang mampu bertanggung jawab dan menciptakan pesilat-pesilat berbakat di masa depan.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cimahi, Khaerul Syobar mengatakan, dengan adanya ujian kenaikan tingkat daerah Merpati Putih ini diharapakan mampu mengembangkan dan menciptakan atlet pencak silat yang tangguh dan berprestasi.

"Kegiatan ini menjadi motivasi untuk melahirkan atlet-atlet yang tangguh di Cimahi, umumnya di Jawa Barat," tutur Khaerul.

Khaerul, yang juga Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan SDM STKIP Pasundan Cimahi menuturkan, pihaknya sendiri akan tetap fokus untuk melakukan pembinaan terhadap para atlet, termasuk atlet pencak silat. Terlebih lagi, STKIP Pasundan Cimahi memiliki banyak bakat di bidang olahraga.

Terbaru, kampus STKIP Pasundan Cimahi semakin bangga dengan munculnya nama Hanifan Yudani Kusumah yang berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 cabang pencak silat. Selain itu, ada juga nama Tanzil Hadid yang juga meraih medali emas cabang Dayung serta para atlet alinnya yang meraih perak dan perunggu Asian Games 2018.

"STKIP ini menjadi satu tempat penggodokan para atlet. Allhamdulihah Asian Games sekarang bisa melahirkan atlet yang membanggakan," tandasnya.

Baca Lainnya