Selasa, 12 Februari 2019 14:52

3 Perguruan Tinggi Siap Duel di Pormasi 2019

Reporter : Fery Bangkit 
Pormasi ke IV itu berlangsung di kampus Unjani Cimahi, Jalan Terusan Sudirman Kota Cimahi, Selasa (12/2/2019).
Pormasi ke IV itu berlangsung di kampus Unjani Cimahi, Jalan Terusan Sudirman Kota Cimahi, Selasa (12/2/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Tiga perguruan tinggi dibawah naungan Yayasan Eka Paksi bakal berduel dalam Pekan olahraga Seni dan Ilmiah (Pormasi) 2019. 

Ketiganya adalah Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Unjani Yogyakarta serta Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Achmad Yani. Masing-masing perguruan tinggi mengirimkan kontingennya dengan jumlah peserta 336 orang.

Pembukaan Pormasi ke IV itu berlangsung di kampus Unjani Cimahi, Jalan Terusan Sudirman Kota Cimahi, Selasa (12/2/2019). Ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni bulu tangkis, tenis meja, bola voli, seni paduan suara dan kreasi tari, serta karya tulis ilmiah mahasiswa.

Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) Adi Mulyono mengatakan, kegiatan Pormasi rutin ini sempat vakum, dan mulai dilaksanakan lagi tahun ini. Tujuannya, untuk menjalin silaturahmi antar mahasiswa.

"Selain tentunya merupakan arena pengasahan bakat serta ajang penyaluran kreativitas bagi mahasiswa mahasiswi perguruan tinggi di lingkungan YKEP," ujarnya.

Dikatakannya, kegiatan ini juga merupakan momentum pembinaan mentalitas generasi muda, termasuk para mahasiswa, sehingga mereka membudayakan hidup sehat dan bebas narkoba. "Kembangkan budaya hidup sehat dan gemar berolahraga. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya," imbuhnya.

Rektor Unjani Cimahi Witjaksono M.Sc, menambahkan, mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi dan mempertahankan nilai-nilai Ke-Ahmad Yani-an. Khususnya istilah Keen, Integrity, Initiative, Courage dan Knowledge.

"Harus senantiasa diamalkan. Saya yakin nilai tersebut akan menjadi pembeda dan identitas bagi warga Unjani, dimana karakter memegang peran penting bagi tiap individu," tuturnya.

Baca Lainnya