Kamis, 8 Februari 2018 17:03

Zaadit Taqwa Representasi Gerakan Mahasiswa Zaman Now ?

Direktur Eksekutif Eksplorasi Dinamika Dan Analisa Sosial (EDAS) Bandung Dr. Wawan Gunawan yang juga Dosen Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Kota Cimahi.
Direktur Eksekutif Eksplorasi Dinamika Dan Analisa Sosial (EDAS) Bandung Dr. Wawan Gunawan yang juga Dosen Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Zaadit Taqwa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, mendadak populer setelah aksi mengacungkan 'Kartu Kuning' di hadapan Presiden Joko Widodo.

Pro kontra atas aksi itu mencuat dan viral. Sebagai negarawan, Presiden Jokowi memberikan tanggapan positif dan dengan legowo menerima kritik yang disampaikan sang mahasiswa. Jokowi mengajaknya mengunjungi suku Asmat, dengan berbagai alasan ditolak Zaadit.

Berikut wawancara Jumadi Kusuma limawaktu.id bersama Direktur Eksekutif Eksplorasi Dinamika Dan Analisa Sosial (EDAS) Bandung Dr. Wawan Gunawan yang akrab disapa Wagoen yang juga Dosen Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Kota Cimahi, Kamis (8/2/18).

Bagaimana melihat fenomena gerakan mahasiswa saat ini dibandingkan dengan gerakan mahasiswa pra reformasi ?

Setiap gerakan termasuk gerakan mahasiswa pasti ada misinya. Gerakan mahasiswa adalah gerakan kinestetis yang semestinya berada dalam koridor agent of moral force yang menyampaikan kritik secara obyektif sehingga tidak boleh ada muatan lain selain moral movement. Apa bedanya gerakan mahasiswa sekarang dengan gerakan serupa pra reformasi?, dulu basis gerakan adalah riset bukan pada khabar atau berita, bukan pada pesan berantai yang disebarkan melalui media sosial. Nah, sekarang lihat saja sendiri nilai saja sendiri saya tidak akan memvonis seperti apa gerakan mahasiswa saat ini. Telisik saja oleh masing-masing pembaca.

Murnikah gerakan mahasiswa saat ini ?

Murnikan gerakan mahasiswa dulu dan gerakan mahasiswa sekarang? Tak ada gerakan yang murni sebab setiap gerakan ada misinya hanya saja harus jelas dulu apa yang dimaksud "murni"?, Murni aspirasinya atau murni apanya? Saya kira aktivis mahasiswa sekarang jauh bisa lebih dekat dengan aktor politik sebab terbantu oleh teknologi informasi. Jika kemudian ada komunikasi yang intensif antara aktivis mahasiswa degan aktor politik itu wajar saja tapi kalau kemudian aktivis mahasiswa dijadikan alat untuk kepentingan elit politik tertentu ini yang tidak boleh.

Adakah indikasi intervensi elit politik terhadap gerakan mahasiswa ?

Soal Indikasi intervensi, ya harus diteliti dulu, harus dibuktikan dulu tapi kalau menggunakan analisis framing bisa terbaca melalui telusur tokoh politik ngomong apa, lalu aktivis mahasiswa bicara apa, maka bisa dirangkai ada kesamaan antara aktor politik itu dengan suara mahasiswa. Di sisi lain aktor politik butuh kader bagi dirinya dan sebagian aktivis mahasiswa butuh aktor politik sebagai mentor dan sekaligus patronnya alias cantolannya. Pada titik ini ketemu lah kepentingan dari masing-masing.

Apa yang membedakan gerakan mahasiswa saat ini dengan gerakan mahasiswa 98 ?

Setiap zaman beda karakternya sebab beda tantangannya. Gerakan mahasiswa zaman dulu jelas berbeda degan gerakan mahasiswa zaman sekarang. Apa bedanya? Dulu saat aktor-aktor politik sangat berintegritas hidup sederhana, jujur, idealis maka saat mahasiswa zaman dahulu bertemu dengan mereka maka sikap dan sifatnya akan "menetes" pada sikap dan sifat mahasiswanya. Jika sekarang aktor politisi berorientasi pada materi, popularitas maka ketika aktor politik tersebut bertemu degan mahasiswa maka akan pula berpengaruh pada sikap dan sifat mahasiswa.

Baca Lainnya