Rabu, 18 Oktober 2017 18:24

Warga Keluhkan Pelayanan KTP , Kadisdukcapil KBB Menghindar

Reporter : Jumadi Kusuma
Rohmah Rohmawati warga Kampung Cigempol Desa Cipangeran Saguling KBB mengeluhkan pelayanan e-KTP
Rohmah Rohmawati warga Kampung Cigempol Desa Cipangeran Saguling KBB mengeluhkan pelayanan e-KTP [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pelayanan pembuatan KTP elektronik di Kabupaten Bandung Barat dikeluhkan warga Saguling, padahal sudah lima kali melakukan perekaman, Bahkan saat akan dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan KBB Wahyu Wiguna beberapakali mengulur waktu dan menghindar saat  di temui  Hotel Pesona  Bamboe, Lembang KBB, Rabu (18/10). Padahal sebelumnya sudah berjanji untuk bertemu.

Salah seorang warga di KBB, Rohmah Rohmawati warga Kampung Cigempol Desa Cipangeran Saguling KBB  menungungkapkan suami dan dua orang anak saya sampai saat ini belum memiliki e-KTP padahal sudah lima kali ikut perekaman.

“Saat ditanyakan ke Disdukcapil alasannya sedang diproses, akan tetapi tetangga saya e-KTP nya sudah jadi dan katanya bayar 150 ribu rupiah," sebutnya, Rabu (18/10).

Rohmah yang, sudah 21 tahun mengabdi sebagai  guru hononer di salah satu SD Negeri ini menyayangkan lambannya Disdukcapil dalam mengatasi masalah e-KTP karena menghambat aktivitas warga, "Anak saya pernah melamar kerja disalahsatu BUMN secara online yang mensyaratkan input e-KTP dan gagal karena tidak memiliki e KTP", keluhnya.

Seharusnya Disdukcapil KBB  melakukan jemut bola atau pihak-pihak yang berkepentingan dalam Pilkada,karena lima orang keluarganya tidak punya hak pilih dengan alas an  tidak punya e-KTP.

Permasalahan KTP Elektronik yang menjadi syarat bagi pemilih dalam Pilkada Serentak sebagaimana diatur dalam Undang-undang no.10 tahun 2016, sampai saat ini  masih belum jelas persentase jumlah penduduk yang telah memiliki e-KTP atau sudah melakukan perekaman.(jk)