Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna saat meninjau rutilahu di Kampung Adat Cireundeu.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna saat meninjau rutilahu di Kampung Adat Cireundeu. [Limawaktu]
News

Wali Kota Cimahi Tinjau Rutilahu di Kp. Adat Cireundeu, ini Harapannya

Limawaktu.id,- Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu) resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.

Peletakan batu pertama dilaksanakan di RW 10 Kampung Adat cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jum'at (27/4/2018).

Selain itu, Ajay juga meninjau rumah-rumah lainnya yang mendapat bantuan rehabilitasi. Total ada sekitar 10 rumah di Kampung Adat Cireundeu yang mendapat bantuan program Rutilahi dari APBD Kota Cimahi tahun 2018.

Untuk keseluruhan, total ada 1.490 Rumah rumah di Kota Cimahi ditargetkan direhabilitasi dalam program Rutilahu sepanjang tahun 2018.

Rinciannya, 335 rumah bersumber dari APBD Kota Cimahi tahun 2018, 750 rumah berasal dari bantuan APBD Provinsi Jawa Barat serta 405 rumah bersumber dari bantuan pemerintah pusat.

Nominal anggaran per rumah khusus dari APBD Kota Cimahi mencapai Rp 16 juta. Rinciannya, Rp 10 juta untuk material dan Rp 6 juta untuk biaya jasa tukang yang akan diambil dari masyarakat sekitar. Sedangkan yang berasal dari bantuan mencapai Rp 15 juta per Rutilahu.

"Ini untuk mewujudkan program yang dibutuhkan masyarakat," kata Ajay, Jum'at (27/4/2018).

Ke depan, Ajay berharap taraf kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kota Cimahi semakin meningkat. Salah satu caranya ialah dengan mengurangi rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

"Semoga semakin sedikit warga yang mendapatkan Rutilahu dikarenakan taraf ekonominya meningkat," ujarnya.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar