Jumat, 27 April 2018 13:14

Wali Kota Cimahi Tinjau Rutilahu di Kp. Adat Cireundeu, ini Harapannya

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna saat meninjau rutilahu di Kampung Adat Cireundeu.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna saat meninjau rutilahu di Kampung Adat Cireundeu. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu) resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.

Peletakan batu pertama dilaksanakan di RW 10 Kampung Adat cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jum'at (27/4/2018).

Baca Juga : Pemkot Cimahi Klaim Program Rutilahu Tuntas

Selain itu, Ajay juga meninjau rumah-rumah lainnya yang mendapat bantuan rehabilitasi. Total ada sekitar 10 rumah di Kampung Adat Cireundeu yang mendapat bantuan program Rutilahi dari APBD Kota Cimahi tahun 2018.

Untuk keseluruhan, total ada 1.490 Rumah rumah di Kota Cimahi ditargetkan direhabilitasi dalam program Rutilahu sepanjang tahun 2018.

Baca Juga : 1.490 Rutilahu di Cimahi Ditargetkan Direhab Sepanjang 2018

Rinciannya, 335 rumah bersumber dari APBD Kota Cimahi tahun 2018, 750 rumah berasal dari bantuan APBD Provinsi Jawa Barat serta 405 rumah bersumber dari bantuan pemerintah pusat.

Nominal anggaran per rumah khusus dari APBD Kota Cimahi mencapai Rp 16 juta. Rinciannya, Rp 10 juta untuk material dan Rp 6 juta untuk biaya jasa tukang yang akan diambil dari masyarakat sekitar. Sedangkan yang berasal dari bantuan mencapai Rp 15 juta per Rutilahu.

Baca Juga : Wali Kota Cimahi: Rutilahu di Cimahi Sudah Tepat Sasaran

"Ini untuk mewujudkan program yang dibutuhkan masyarakat," kata Ajay, Jum'at (27/4/2018).

Ke depan, Ajay berharap taraf kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kota Cimahi semakin meningkat. Salah satu caranya ialah dengan mengurangi rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

"Semoga semakin sedikit warga yang mendapatkan Rutilahu dikarenakan taraf ekonominya meningkat," ujarnya.

Baca Lainnya