Jumat, 18 Mei 2018 17:41

Wali Kota Cimahi mau Panggil BPBD, ada apa nih?

Reporter : Fery Bangkit 
Hasanah (50), seorang ibu rumah tangga warga Kampung Saradan, RT 04/RW 02, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, yang rumahnya yang rusak karena terdampak bencana.
Hasanah (50), seorang ibu rumah tangga warga Kampung Saradan, RT 04/RW 02, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, yang rumahnya yang rusak karena terdampak bencana. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Pritna segera memanggil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (bpbd) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (dpkp) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat soal lamanya proses rehabilitasi rumah warga yang kurang mampu.

Hal tersebut menanggapi keluhan Hasanah (50), seorang ibu rumah tangga warga Kampung Saradan, RT 04/RW 02, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, yang rumahnya yang rusak karena terdampak bencana, tinggal menunggu waktu untuk ambruk namun tak kunjung diperbaiki.

Padahal, pengurus RT, RW, serta kelurahan setempat sudah mengajukan perbaikan rumah langsung ke BPBD tiga minggu yang lalu, atau tepat kejadian tergerusnya pondasi rumah Hasanah karena hujan deras dan angin kencang terjadi.

BPBD Kota Cimahi sendiri mengungkapkan jika lamanya proses realisasi perbaikan rumah warga yang terdampak bencana lantaran harus melalui tahap assesment dan menunggu SK Wali Kota terbit.

"Saya tidak pernah lama kalau menyangkut penerbitan SK yabg berkaitan dengan masyarakat, apalagi untuk urusan urgen seperti ini. Makanya nanti akan saya rapatkan dengan dua dinas teknis itu," kata Ajay saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jum'at (18/5/2018).

Menurut Ajay, berbeda dengan dinas lain yang ada di Cimahi, dinas teknis seperti BPBD, harus bekerja lebih efektif dan efisien sebab menyangkut dengan jiwa masyarakat dan berhubungan dengan kebencanaan.

"Khusus untuk BPBD, tidak bisa bekerja seperti dinas lainnya, yang warga itu bisa menunggu lama. Ini harus dikerjakan dengan cepat, jangan menunggu ada sesuatu dulu baru dikerjakan," ujarnya.

Menyinggung peran dan kinerja lurah, Ajay mengklaim selalu menekankan agar para lurah bekerja lebih baik dan mengakomodir segala kebutuhan masyarakat.

"Untuk kinerja dari lurahnya sendiri, itu selalu saya tekankan agar bekerja lebih baik setiap hari. Masyarakat harus diakomodir segala kebutuhannya. Misalnya untuk rutilahu atau renovasi rumah karena bencana ini, silakan laporan langsung ke lurah, ke dinas, atau kalau sulit, silakan langsung ke saya," tegasnya.

Baca Lainnya