Selasa, 25 September 2018 14:35

Vonis Eks Bupati Subang Tinggi, Tim Kuasa Hukum Belum Pasti Ajukan Banding

Reporter : Fery Bangkit 
Persidangan kasus suap perizinan di Subang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Neger (PN) Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (24/9/2018).
Persidangan kasus suap perizinan di Subang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Neger (PN) Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (24/9/2018). [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Tim kuasa hukum mantan Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengaku tak puas atas vonis hakim terhadap kliennya. Menurut mereka, vonis 6,5 tahun terhadap kliennya masih terlalu tinggi.

"Secara pribadi (vonis 6,5 tahun) masih terlalu tinggi," katanya kepada wartawan usai persidangan, Senin (24/9/2018).

Baca Juga : Fakta Baru Persidangan Kasus Suap Eks Bupati Subang

Pihaknya akan memanfaatkan waktu satu Minggu yang diberikan majelis untuk dipertimbangkan dengan kliennya. Apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan majelis tersebut.

Ia mengungkapkan, yang menjadi pertimbangan vonis hakim masih tinggi lantaran dari data fakta yang terungkap di persidangan, kliennya sama kali tidak menerima.

Baca Juga : Lingkaran Suap di Subang, Saksi Seret Anak Kandung eks Bupati Imas

"Yang terima rata-rata bawahannya, dan dibagi-bagi. Makanya keputusan ini kami anggap masih tinggi," ujarnya.

Seperti diketahui majelis yang dipimpin Dahmiwirda memvonis Imas hukuman 6,5 tahun penjara, denda Rp 500 juta subsider kurungan tiga bulan, dan diharuskan membayar uang pengganti Rp 410 juta.

Dalam sidang yang berbeda, Majelis juga memvonis terdakwa lainnya, yakni Darta hukuman lima tahun, denda Rp 200 juta subsider kurungan dua bulan. Darta pun diharuskan membayar uang pengganti Rp 500 juta.

Baca Lainnya