Jumat, 25 Mei 2018 12:37

Volume Sampah Meningkat Saat Puasa dan Lebaran, UPT Kebersihan Cimahi Terjunkan 229 Petugas

Reporter : Fery Bangkit 
Sampah Kota Cimahi.
Sampah Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Sebanyak 229 petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi siap diterjunkan untuk membersihkan sampah saat ramadan dan lebaran 2018.

Ratusan petugas itu terdiri dari tenaga penyapu jalan, petugas TPS, sopir dan kernet armada sampah, hingga staf.

Baca Juga : Demiz Bahas TPAS Leuwigajah Saat Kampanye di Cireundeu

Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Usep Koswara mengatakan, tidak ada istilah libur bagi petugas kebersihan. Pasalnya, tumpukan sampah setiap harinya dipastikan akan terjadi.

"Tidak ada hari libur, paling kami bagi pekerja ke dalam bagian shift. Kalau ada tambahan waktu kerja konsekuensinya ada honor lembur," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Encep Kartawiria, Jum'at (25/5/2018).

Baca Juga : Nah Lho, ada Gunungan Sampah di Pinggir Jalan

Sementara dari 38 unit kendaraan operasional yang dimililik hanya 34 kendaraan saja yang bisa digunakan untuk mengangkut sampah dari Kota Cimahi ke TPA Sarimukti, Bandung Barat.

Dia mengungkapkan, saat bulan ramadan ini, memang terjadi peningkatan volume sampah. Hal itu diprediksi akan terjadi hingga hari raya Idul Fitri.

Baca Juga : Blak-blakan UPT Persampahan Soal TPS di Cimahi

"Kenaikan biasanya kisaran kenaikan volume sampah 10-15% dan akan meningkat hingga akhir bulan Ramadan mendatang," bebernya.

Menurut Usep, meningkatnya volume sampah disebabkan meningkatnya konsumsi masyarakat.

"Masyarakat masaknya dobel terutama menjelang lebaran ya, karena masyarakat belanja habis-habisan baik yang dikonsumsi di rumah maupun persiapan untuk mudik," ucapnya.

Untuk sampah dari rumah makan, lanjut Usep, sisa makanan biasanya sudah ada yang menampung. "Jadi tidak terlalu besar kontribusinya. Dari ruas jalan juga, paling ada tambahan dari pedagang kaki lima (PKL) musiman," tandasnya.

Baca Lainnya