Kamis, 23 Mei 2019 18:12

Volume Sampah di KBB Diprediksi Meningkat Saat Lebaran

Reporter : Fery Bangkit 
Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Sarimukti.
Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Sarimukti. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprediksi volume sampah bakal mengalami peningkatan saat Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup KBB, Rudi Huntadi mengatakan, selama awal Ramadhan, volume sampah cenderung meningkat. Pengangkutan sampah pun bertambah dari yang biasanya. Bahkan, di hari raya Lebaran kenaikan volume sampah bisa mencapai 20 persen.

Baca Juga : Volume Sampah di Bandung Barat Meningkat, UPT Kebersihan Keluhkan Kondisi TPA Sarimukti

"Di awal Ramadhan dari 4 ritase jadi 5 ritase. Terus penambahan dari 48 meter kubik jadi 60 meter kubik," terangnya, Kamis (23/5/2019).

Dikatakannya, volume sampah terbayak itu berasal dari Padalarang, Lembang, Parongpong dan Batujajar. Untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah itu, pihaknya juga menyiapkan 10 unit kendaraan truk sampah dan ditambah unit kecil lainnya. Selain itu sebanyak 50 orang personel akan diterjunkan. 

"Diperkirakan untuk malam takbiran sampah capai 50 meter kubik persegi," katanya.

Rudi melanjutkan, dalam pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti, pihaknya kerap menemui berbagai kendala. Salah satunya akses jalan menuju TPA yang rusak dan licin karena kerap diguyur hujan.

"Satu minggu ke belakang ada antrian (truk sampah), berdampak pada kinerja," kata Rudi.

Dampak dari antrean tersebut, kata dia, berpengaruh kepada ritase pengangkutan sampah. Jika dalam satu hari pengangkutan sampah dua ritase. Maka jika terdapat antrian panjang hanya bisa mengangkut satu ritase.

"Antrean truk itu bisa 2 sampai 4 jam, ini melelahkan. Kalau sopir ingin cepat-cepat memindahkan sampah bisa bentrok sama sopir lain yang lagi ngantri juga," ungkapnya.

Baca Lainnya