Minggu, 8 Oktober 2017 5:49

Truk Gandeng Terperosok ke Parit

Truk Gandeng Terperosok ke Parit
Truk Gandeng Terperosok ke Parit [lie]

Limawaktu.id, - Diduga kelebihan beban dan sopir ngantuk, menyebabkan truk gandeng pengangkut rangka besi jembatan Tol Soroja terperosok ke dalam parit di Kampung Panyidangan, RT 2 RW 3 Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung pada Sabtu (7/10/2017) sejak pukul 16.00 WIB.

Penurut pantauan, seperempat dari bagian belakang truk atau ekor yang digunakan untuk mengangkut muatan setengahnya masuk ke dalam got. Alhasil, posisi truk menjadi miring ke sebelah iri. Tampak pula bongkahan coran got yang hancur terlindas sebelum ban truk terperosok. Beruntung, truk dengan nomor polisi B 9897 GR.

KBO Shabara Polres Bandung, Ipda Novian mengungkapkan, kendaraan truk pengangkut besi coran jalan tersebut menuju arah tol seroja, namun sebelum sampai ke lokasi truk itu terperosok ke dalam parit. Sehingga, katanya, pihaknya menerjunkan puluhan personil Polres Bandung dan Polsek Soreang untuk mengamankan arus lalulintas.

"Kondisi jalan ini pada sore hare cukup padat, sehingga kemacetan pun terjadi, akhirnya kami harus buka tutup jalan ini," kata Novian saat memberikan keterangannya, Sabtu (7/10) malam.

Dia pun mengaku telah melakukan koordinasi dengan Unit Laka Polres Bandung untuk minta dikirim forklift atau mobil derek, tapi hanya dikirim forklift kecil, karena dari pihak proyek mampunya yang kecil, padahal kalau mereka minta tolong forklip yang besar, pihak kepolisian pun akan menyediakannya dengan menghubungi Polres Cimahi.

"Setelah habis maghrib baru ada upaya pemindahan barang, dengan menggunakan 10 fuso, hingga saat ini, pemindahan barang belum selesai," ungkapnya.

Lebih jelas lagi Novian mengatakan, diduga terperosoknya truk gandeng tersebut diakibatkan kelebihan beban dan sopir ngantuk. Namun sopir sempat mengaku bahwa dirinya membawa beban sebanyak 50 ton besi, tapi setelah dilakukan pengecekan, besi tersebut sebanyak 12 ikat dan satu ikat sebesar 20 ton.

"Kami baru mengetahui setelah menanyakan pada pengangkut berat satu ikatnya. Dengan kejadian ini, sopir tersebut melanggar aturan," jelasnya.

Dia pun mengungkapkan, hingga saat ini baru lima ikat besi yang sudah di pindahkan dan ada beberapa ikat lagi yang belum dipindahkan, sehingga kendaraan truk gandeng itu pun belum bisa di evakuasi. Pungkasnya. (lie)* 

Baca Lainnya