Jumat, 22 Mei 2020 23:42

Trio Cianjur ini Bermulut Manis, Sudah 11 Orang jadi Korbannya

Reporter : Fery Bangkit 
Para tersangka penipuan ,modus tukar uang dollar saat diamankan di polres Cimahi
Para tersangka penipuan ,modus tukar uang dollar saat diamankan di polres Cimahi [Foto istimewa]

Limawaktu.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi mengamankan tiga pelaku penipuan yang sudah beraksi sekitar satu tahun, dengan modus penukaran uang dan sumbangan.

Trio pelaku tersebut adalah Abeng Saputra (48), Neng Iis Suryani (40), dan Dedi Mulyadi 40. Ketiganya sama-sama berasal dari Kabupaten Cianjur.

"Kita sudah mengamankan 3 orang tersangka dan ada 2 mobil yang biasa digunakan," kata Wakapolres Cimahi, Kompol Widi Setiawan saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Jumat (22/5/2020).

Berdasarkan pengakuan tersangka, ungkap Widi, korban yang sudah tertipu ada 11 orang, dengan modus yang sama. Mereka melakukan aksinya di Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Garut, Tasik hingga Kabupaten Bandung.

"Kurang lebih setahun menjalankan aksinya. Tapi kita masih melakukan pengembangan," ujarnya.

Salah satu korban dari tipu daya ketiganya adalah sepasang suami istri asal Kabupaten Bandung Barat, Unus (85) dan Ilah (75). Uang Rp 120 dan perhiasan seberat 13 gram raib terbujuk mulut manis tersangka.

Uang hasil penipuan tersebut digunakan para tersangka salah satunya untuk menyicil mobil. "Uang yang diperoleh dari korban digunakan untuk menyicil mobil," terang Widi.

Agar kejadian serupa tak terulang, khususnya jelang Idul Fitri ini, dirinya mengimbau masyarakat tetap waspada. Apabila hendak mengambil uang dalam jumlah yang banyak, disarankan untuk meminta bantuan kepolisian.

"Kalau mau ambil uang besar, Polri siap membantu mengawal," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku harus berlebaran di dalam penjara karena melanggar Pasal 378 dan atau Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHPidana).

Iis Suryani, salah seorang tersangka mengaku modus yang digunakan ia dan pelaku lainnya hanya menipu korban dengan kata-kata. Setelah terbujuk dengan dalih penukaran uang asing, kemudian korban menyerahkan uang dan barang berharganya.

"Baru 11 kali. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari," kata ibu rumah tangga asal Cianjur itu.

Baca Lainnya

Topik Populer