Limawaktu.id, Kota Bandung – Bandung diproyeksikan akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi Wisata Kuliner unggulan, seiring berkembangnya tren Bakmi estetik yang memadukan cita rasa dan pengalaman visual.
Dalam waktu ke depan, sejumlah kedai bakmi diperkirakan tidak hanya fokus pada kualitas rasa, tetapi juga menghadirkan konsep ruang yang unik dan instagramable untuk menarik minat generasi muda serta wisatawan.
Beberapa tempat yang saat ini mulai mencuri perhatian diprediksi akan terus menjadi rujukan, seperti Mi Upami by Badami yang mengusung konsep rumah vintage, hingga Bakmie Tjo Kin Braga di kawasan heritage yang mengedepankan nuansa klasik.
Selain itu, konsep perpaduan modern dan tradisional seperti yang dihadirkan Toko Bakmie Feng di Pasar Cihapit diperkirakan akan semakin diminati karena memberikan pengalaman kuliner yang berbeda.
Di sisi lain, kedai dengan pendekatan rumahan seperti Bakmi Pelita 2 juga diprediksi tetap memiliki pasar tersendiri, terutama bagi penikmat cita rasa autentik. Sementara konsep modern minimalis seperti Bakmie Ayam 58 dinilai akan terus berkembang mengikuti gaya hidup urban.
Sejumlah pelanggan pun mulai merasakan perubahan tren tersebut. Rina (27), wisatawan asal Jakarta, menilai pengalaman makan kini menjadi faktor penting selain rasa.
“Ke depan saya pasti akan pilih tempat makan yang bukan hanya enak, tapi juga punya suasana menarik untuk dinikmati dan dibagikan di media sosial,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Andi (31), warga Bandung, yang menilai inovasi konsep menjadi daya tarik utama.
“Sekarang makan bakmi bukan sekadar makan. Ada pengalaman tempat, desain, bahkan cerita di balik menunya. Itu yang bikin orang mau datang lagi,” katanya.
Pengamat kuliner menilai, tren ini akan mendorong pelaku usaha untuk semakin kreatif dalam mengemas produk, tidak hanya dari sisi rasa, tetapi juga pengalaman menyeluruh yang ditawarkan kepada pelanggan.
Dengan meningkatnya minat wisatawan domestik maupun luar daerah, tren bakmi estetik diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Kota Bandung.