Limawaktu.id, Sumedang – Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan Kabupaten Sumedang memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat yang harus terus dijaga demi mendukung program swasembada pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan Pangdam saat menghadiri kegiatan Panen Raya TNI bersama para petani di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, keberhasilan menjaga produktivitas pertanian membutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Sumedang merupakan salah satu lumbung padi yang memiliki potensi luar biasa. Potensi ini harus terus dijaga melalui kerja sama seluruh pihak agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional. TNI AD akan terus hadir mendampingi masyarakat dan petani dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah," tegas Mayjen TNI Kosasih.
Pangdam menilai keterlibatan TNI Angkatan Darat dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. Pendampingan kepada petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan produksi beras di daerah.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sumedang, luas baku sawah di wilayah tersebut mencapai 27.285 hektare yang tersebar di 26 kecamatan. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Ujungjaya menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar dengan luas baku sawah sekitar 2.587 hektare.
Sementara itu, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jayamandala mengelola lahan pertanian seluas 218 hektare yang digarap oleh 434 petani yang tergabung dalam sembilan kelompok tani. Potensi tersebut menjadi modal penting bagi Sumedang dalam menopang produksi pangan di tingkat regional maupun nasional.
Melalui kegiatan Panen Raya TNI, diharapkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani semakin solid dalam menjaga produktivitas sektor pertanian. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumedang. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kehadiran Bapak Pangdam III/Siliwangi menjadi motivasi dan penyemangat bagi para petani. Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus bersinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder untuk meningkatkan produktivitas pertanian demi mewujudkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Fajar.