Limawaktu.id, Bandung Barat – Rencana Rotasi, Mutasi (romut), dan seleksi terbuka (open bidding) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat diperkirakan akan mulai bergulir pada akhir Juli 2026. Informasi tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi evaluasi bulanan antara Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat, Sandi, mengungkapkan bahwa BKPSDM telah menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses penataan pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat.
"Informasi yang kami terima dari BKPSDM, rotasi-mutasi dan open bidding akan mulai berjalan dalam minggu-minggu ini. Izin untuk open bidding juga sudah ada, tinggal pembukaan pendaftaran saja yang direncanakan pada akhir bulan ini," ujar Sandi saat dihubungi.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat saat ini juga sedang mempersiapkan penerapan manajemen talenta sebagai sistem pengelolaan karier aparatur sipil negara (ASN). Namun, untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi yang akan dilakukan dalam waktu dekat masih menggunakan mekanisme seleksi terbuka.
Sandi menambahkan, dokumen terkait rotasi dan mutasi pejabat disebut telah berada di meja Bupati Bandung Barat dan hanya menunggu persetujuan akhir.
"Informasinya, proses rotasi-mutasi sudah ada di meja bupati. Tinggal ditandatangani saja. Kita tunggu keputusan resminya," katanya.
Pelaksanaan rotasi dan mutasi tersebut dinilai penting untuk mengisi sejumlah jabatan strategis sekaligus menyegarkan struktur birokrasi agar pelayanan publik semakin optimal.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail sebelumnya menegaskan bahwa penataan ASN dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip merit dan kebutuhan organisasi.
Menurut Jeje, setiap keputusan terkait mutasi maupun promosi jabatan akan didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, integritas, disiplin, dan capaian kinerja aparatur.
"Saya ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kepentingan organisasi dan pelayanan publik," ujar Jeje.
Rencana pelaksanaan rotasi, mutasi, dan open bidding ini menjadi perhatian karena akan menjadi langkah awal penataan birokrasi di masa kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail. Publik kini menunggu keputusan resmi pemerintah daerah terkait jadwal pelaksanaan serta daftar jabatan yang akan dibuka melalui seleksi terbuka.