Rabu, 21 November 2018 18:08

Transmart Cimahi jadi Lokasi Transaksi Narkoba Senilai Rp 1,5 Miliar

Reporter : Fery Bangkit 
SB (43), kurir narkoba asal Kota Bekasi diamankan Satresnarkoba Polres Cimahi belum lama ini di Transmart, Padasuka, Kota Cimahi.
SB (43), kurir narkoba asal Kota Bekasi diamankan Satresnarkoba Polres Cimahi belum lama ini di Transmart, Padasuka, Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - SB (43), kurir narkoba asal Kota Bekasi diamankan Satresnarkoba Polres Cimahi belum lama ini di Transmart, Padasuka, Kota Cimahi.

Ketika ditangkap, janda anak tiga itu tengah mengirim 1.600 butir narkoba jenis extasi kualitas nomor satu dan sabu seberat 500 gram. Saat ditelusuri, pelaku merupakan kurir narkoba lintas daerah senilai Rp 1,5 miliar.

Baca Juga : Berawal dari Penyalahgunaan Komix, 22 Juta Generasi Milenial Rentan Terjangkit Narkoba

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menerangkan, pengungkapan jaringan besar narkoba antar daerah berhasil diungkap setelah adanya laporan management Transmart soal barang tak bertuan di loket penitipan barang. Saat ditelusuri, barang itu diambil HH alias Jack warga Kebon Kopi, Cibereum, Kota Cimahi yang kemudian mengarah pada SB.

"Narkoba didalam 1 tas paper berisi 8 bungkus plastik pil biru diduga Extasi sebanyak 1600 butir dan 5 (lima) bungkus plastik bening dalam kemasan Abon Balado Padang seberat 500 gram," ungkap Rusdy di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (21/11/2018).

Baca Juga : Banyak Pendatang jadi Pengedar Narkoba di Cimahi-KBB

HH mengaku mendapat barang haram itu dari seorang janda anak tiga warga bekasi, saat dipancing akhirnya SB muncul dan ditangkap di sekitar Kota Cimahi. "Pengakuan SB Narkoba ini didapat dari seorang bandar di Bekasi, cara mendapatkannya dengan cara tempel sehingga berhubungan melalui telepon dan tidak pernah bertemu langsung dengan DPO," bebernya.

Kasatnarkoba Polres Cimahi, Sugeng Heriyadi menambahkan, jika dirupiahkan barang bukti sabu dan inex ini senilai kurang lebih Rp1,5 miliar. Pengungkapan ini juga menyelamatkan 5.700 jiwa pengguna Narkoba.

Baca Juga : Dijadikan Transaksi Narkoba, Satpol PP akan Pantau Tempat Kos dan Hotel di Cimahi

"Kalau asumsinya satu gram sabu dipakai lima orang dan satu pil Extasi kualitas nomor satu itu untuk dua orang maka kita telah menyelamatkan 5.700 jiwa," katanya.

Saat ditanya Polisi, SB berdalih nekat menjadi kurir narkoba lantaran terhimpit biaya sekolah ketiga anaknya. Ia yang sudah lama menjanda diupah Rp1,5 juta dalam sekali kirim narkoba.

"Baru pertama ini juga, soalnya butuh buat biayain tiga anak saya,"ucapnya.

Baca Lainnya