Selasa, 12 Desember 2017 23:26

TKI Asal Kabupaten Bandung Jangan Dijadikan Pembantu

Ribuan Warga Kabupaten Bandung Datangi Job Fair.
Ribuan Warga Kabupaten Bandung Datangi Job Fair. [limawaktu.id]

Limawaktu.id,- Bupati Bandung Dadang M. Naser melarang keras warga Kabupaten Bandung bekerja di luar negeri tanpa memiliki kemampuan. Menurutnya, semua pencari kerja yang ingin bekerja di luar negeri harus diberikan pelatihan tertentu sebelum berangkat, yang bisa dijadikan modal menjadi pekerja.

“Tidak boleh ada lagi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Kabupaten Bandung yang diberangkatkan ke luar negeri, untuk menjadi petani atau pembantu. Semua harus dibekali kemampuan dan keterampilan khusus. Di Kabupaten Bandung sudah dibangun Balai Latihan Kerja yakni di Kecamatan Baleendah, sebagai sarana penunjang pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi,” kata Dadang saat diwawancara di lokasi Job Fair di Soreang, Selasa (12/12).

Oleh karena itu, lanjut Dadang, pihaknya melaksanakan pelatihan berbasis kewirausahaan melalui bimbingan teknologi tepat guna, pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berbasis masyarakat, serta kegiatan bersama pendidikan pelatihan dengan metode 3 in 1 (pelatihan pemagangan dan penempatan).

“Upaya lain juga kita lakukan bersama dengan pemerintah Korea Selatan dalam bidang Ketenagakerjaan sejak tahun 2012. Lebih dari 300 orang calon tenaga kerja dari kabupaten Bandung telah bekerja di Korea Selatan. Sebelum diberangkatkan ke Korea Selatan pemerintahan juga memberikan fasilitas calon tenaga kerja dengan pelatihan bahasa Korea,” terangnya.

Selain itu, kata Dadang, sebagai upaya mengurangi pengangguran, Pemerintah Kabupaten Bandung bekerja sama dengan 56 perusahaan membuka 7.000 lowongan kerja (Loker), yang berlangsung selama 3 hari yakni 12-14 Desember 2017 di Lapang Upakarti Soreang. "Upaya tersebut mencakup peningkatan kapasitas tenaga kerja, perlindungan dan kebijakan serta menjalin kerjasama dengan swasta untuk bersama mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung," ungkapnya.

Berdasarkan data dari BPS Provinsi Jawa Barat, lanjut Dadang, angka pengangguran di Kabupaten Bandung mengalami penurunan yakni dari 4,03% tahun 2016 menjadi 3,92% pada tahun 2017. "Upaya ini tentu saja harus menghasilkan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Dadang menjelaskan, tujuan dilaksanakanya job fair yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari pelayanan publik dalam rangka memfasilitasi para pencari kerja. Menurutnya saat ini koordinasi dengan para perusahaan sangat baik, “sehingga mereka berkenan membuka informasi lokernya, kemudian Disnaker membuka bursa kerja ini,” jelasnya.

Sehingga, katanya, pihaknya mendorong masyarakat untuk lebih berinovasi membudayakan interpreneurship. Karena untuk meningkatkan perekonomian menurutnya, menjadi wirausaha juga bisa menjadi solusi. “Saya dorong masyarakat untuk berwirausaha, jangan jadi pekerja saja tapi ciptakanlah peluang kita sendiri. Juga untuk perusahaan yang beroperasi, seperti produk makanan atau herbal agar bahan bakunya melibatkan hasil pertanian dan potensi dari Kabupaten Bandung. Hal ini perlu diupayakan juga untuk menyokong pergerakan ekonomi petani agar lebih meningkat,” imbuhnya. (lie)

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Iya att jangan..

12 Desember 2017 22:49 Balas