Kamis, 18 Februari 2021 11:08

Tim SAR Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Saguling

Reporter : Wawan Gunawan
Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban tenggelam di Waduk Saguling Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat, Kamis (18/2/2021)
Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban tenggelam di Waduk Saguling Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat, Kamis (18/2/2021) [Basarnas]

 

Limawaktu.id,- Sejak pukul 07.30 WIB Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban Tenggelam di Waduk Saguling Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 tim melakukan Pencarian di atas permukaan dengan menggunakan LCR dari Basarnas. SRU 2 Tim melakukan penyelaman di sekitar LKP (Last Known Position).

Adapun korban bernama Muhammad Arip (11) beralamat di RT 1 RW 13 Banusari Desa Pangauban Kecamatan Batujajar Kab Bandung Barat, korban dilaporkan terseret arus saat sedang berenang bersama rekannya.

Alut dan palsar yang digunakan yaitu 1 Unit Rescue Car, 1 Unit LCR BASARNAS, 2 Set Alat Selam, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis dan APD Personal

Personil SAR Terlibat yaitu Basarnas Bandung, Kopassus Batujajar , Polsek Batujajar, Babinsa Pangauban, BPBD Kab Bandung Barat, Damkar Kab Bandung Barat dan Masyarakat Setempat.

Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Kepolisian, Pemadam Kebakaran, dan Kopassus, melakukan penyisiran pencarian seorang anak yang tenggelam peraian Waduk Saguling tepatnya di RT03 RW08 Kampung Cibodas, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu (17/02/2021).

Korban tenggelam sekitar pukul 14.00 WIB di Waduk Saguling saat bermain bersama 4 orang temannya.

“Jadi korban sedang bermain bersama 4 temannya, saat teman-temannya sudah kepinggir, korban meloncat lagi kedalam air lalu tidak muncul kembali”, ujar Kompol Taryanto, Kapolsek Batujajar di lokasi pencarian.

Maman, salah seorang warga yang berada di lokasi menyebutkan dirinya mengetahui ada anak tenggelam setelah mendengar teriakan teman-teman korban yang mengatakan bahwa korban lama tidak keluar dari dalam air.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB Duddy Prabowo menambahkan, pencarian dilakukan oleh Tim Gabungan sejak pukul 14.30 WIB begitu tiba di lokasi, namun korban belum ditemukan juga.

“Hingga saat ini pencarian terhadap korban masih berlangsung  sejak kemarin, ”, ujar Duddy.

Baca Lainnya