Jumat, 4 Mei 2018 14:23

Terulang, Dua Pabrik di Cimahi ini Kembali Buang Limbah Langsung ke Sungai

Reporter : Fery Bangkit 
Pembuangan limbah langsung oleh pabrik tanpa proses Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Kota Cimahi.
Pembuangan limbah langsung oleh pabrik tanpa proses Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kasus buang limbah langsung oleh pabrik tanpa proses Instalasi Pengelolaan Air Limbah (ipal) di Kota Cimahi kembali ditemukan Satgas citarum Harum Sektor 21 pada Jum'at (4/5/2018).

Kali ini, giliran PT Aswindo di Kelurahan cigugur Tengah, Kecamatan, Cimahi Tengah dan PT Leuwitek di Jln. Cibaligo, Kel. Utama, Kec. Cimahi Selatan yang terciduk membuang limbah ke aliran sungai.

Air sungai yang berwarna hitam akibat limbah pabrik yang dibuang langsung tanpa proses IPAL. [Limawaktu]

Baca Juga : Pemkot Cimahi Selalu Kecolongan Soal Pembuangan Limbah Pabrik ke Sungai

Lebih parahnya lagi, bukan kali ini saja kedua pabrik tersebut kedapatan membuang limbah langsung ke sungai. PT Aswindo tercatat sudah tiga kali dilaporkan membuang limbah langsung ke sungai.

"Sedangkan PT Leuwitek sudah 2 (dua) kali dilaporkan," terang Komandan Satgas Citarum Harum Sektor 21, Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat dihubungi via pesan singkat, Jum'at (4/5/2018).

Baca Juga : Ketua Apindo Cimahi: 90% Pabrik di Cimahi Tidak Miliki IPAL

Dikatakan Yusep, akibat limbah dari kedua pabrik tersebut, warna air berubah menjadi hitam pekan dan merah. Hal tersebut jelas akan menambah pencemaran Sungai Citarum. Pasalnya, aliran sungai dari Cimahi sendiri semuanya bermuara di Sungai Citarum.

"Kebanyakannya pabrik di Cimahi memiliki IPAL, tapi tidak berfungsi maksimal," katanya.

Khusus PT Leuwitek, pabrik tersebut sebelumnya juga menjadi salah satu pabrik yang menjadi biang keladi penecmaran polusi batu bara di Kampung Cibodas Campaka, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Baca Lainnya