Selasa, 17 Maret 2020 17:11

Tertibkan Bendera Parpol, Satpol PP Cimahi: Kan Sudah Melanggar!

personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi saat melepaskan sebuah Bendera Partai
personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi saat melepaskan sebuah Bendera Partai [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Entah tidak tahu aturan, atau memang pura-pura lupa, oknum Partai Politik (Parpol) di Kota Cimahi masih saja memasang bendera hingga spanduk di tempat yang terlarang.

Mereka memasang bendera partai di area seperti pagar pembatas jalan, pohon hingga tiang listrik yang memang tidak diperbolehkan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 8 Tahun 2009 tentang Ketertiban Kebersihan dan Keindahan (K3).

Sebab melanggar, bendera partai seperti dari Partai Nasdem, Partai Gerindra, hingga PAN mulai ditertibkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi pada Selasa (17/3/2020). Selain tentunya alat sosialisasi dan komersil lainnya yang juga ikut ditertibkan.

personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi saat melepaskan sebuah Bendera Partai

Tercatat sebanyak 378 lembar alat peraga yang ditertibkan. Rinciannya, ada 77 banner, 292 bendera partai, 7 spanduk dan 2 baliho.

"Iya kan udah melanggar. Semua bendera partai," kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Titi Ratna Kemala saat ditemui disela-sela penertiban.

Berdasarkan pantauan, selain atribut partai yang berada di sekitar pusat Kota Cimahi, masih ada atribut partai lainnya yang masih terpasang pada pohon hingga tiang listrik. Kondisi itu jelas-jelas melanggar Perda yang sudah yang ada.

Dikatakan Titi, pihaknya memang tidak menertibkan semua atribut secara sekaligus. Rencananya, penertiban akan dilakukan secara bertahap.

"Intinya yang melanggar akan kita tertibkan, secara bertahap. Nanti bisa melalui patroli," tandas Titi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Totong Solehudin menambahkan, zona merah di seluruh Kota Cimahi dilarang untuk dipasang berbagai bentuk atribut apapun. Termasuk bendera-bendera partai yang kerap terpasang pada pohon, tiang listrik hingga pagar pembatas jalan raya.

"Intinya pada zona merah itu melanggar, enggak boleh. Pasti akan kita tertibkan," tegas Totong.

Menurut Totong, agar para oknum Parpol tak lagi mengulang kesalahan yang sama soal pemasangan atribut, Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi berkoordinasi dengan semua Parpol di Kota Cimahi.

"Sebaiknya Kesbang sebagai leading sektor berkoordinasi ke partai, memberikan informasi," ujar Totong.

Secara keseluruhan, diakui Totong pemasangan berbagai atribut maupun yang berbau komersil hingga sosialisasi mayoritas melanggar Perda. Pihaknya akan menertibkannya secara bertahap.

"Pada umumnya melanggar, jujur mereka mengabaikan Perda. Memang harus diedukasi," tandasnya.

Baca Lainnya