Senin, 6 Januari 2020 13:57

Terkait Home Base PSKC untuk Liga 2, Wali Kota Cimahi: Saya Mau Ketemu Dulu

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (Foto istimewa)
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (Foto istimewa) [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna belum memiliki solusi perihal home base PSKC Cimahi yang akan digunakan dalam kompetisi Liga 2 tahun 2020.

Usai libur, dirinya berencana akan mengundang para pemain maupun manajemen PSKC Cimahi. Salah satunya untuk membahas perihal stadion yang akan digunakan 'Laskar Sangkuriang' itu di Liga 2 nanti.

"Habis minggu ketiga (Januari 2020), mau ketemu. Saya ngundang (PSKC Cimahi)," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (6/1/2020).

Dikatakan Ajay, satu-satunya stadion yang bisa diharapkan untuk PSKC yakni Stadion Sangkuriang batal direvitalisasi total tahun ini. Sebab, sumber bantuan anggaran dari Pemprov Jabar tak setujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Jadi yang cukup disayangkan tahun ini sangkuriang tidak keluar anggarannya. Dulu sempat saya banding juga, udalah undrerpas (Sriwijaya) gak usah dulu masukin, anggarannya ke sangkuriang tapi gak boleh," ungkapnya.

Kemungkinan, kata Ajay, bantuan dari Pemprov Jabar untuk revitalisasi Stadion Sangkuriang kemungkinan akan turun tahun 2021. Dari hasil Detail Engineering Design (DED), butuh Rp 300 miliar untuk menuntaskan revitalisasi stadion berkapasitas 12 ribu penonton itu.

"Tahun 2021, InsyaAlloh dibantu," ucapnya.

Perihal kemungkinan dikelola pihak swasta, termasuk oleh PSKC Cimahi, lanjut Ajay, hal itu sangat dimungkinkan asalkan sesuai aturan dan skema yang jelas. Hanya saja, ia mengaku belum menerima proposal resmi baik dari PSKC maupun pihak swasta lainnya.

"Saya belum tau proposal mereka (PSKC Cimahi) seperti apa, karena kalau dikelola semacam (swasta) BOT misal harus lebih bagus. Kan BOT itu tetap ada ke kitanya tapi kita gak melihara," ujarnya. 

Baca Lainnya