Kamis, 6 Desember 2018 11:04

Tenang, Harga dan Stok Pangan di Cimahi Aman Hingga Akhir Tahun

Reporter : Fery Bangkit 
Dinas memantau stok kebutuhan pokok di Pasar Atas.
Dinas memantau stok kebutuhan pokok di Pasar Atas. [Istimewa/limawaktu]

Limawaktu.id - Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Cimahi relatif masih stabil. Selain itu, ketersediaan pun dipastikan aman hingga akhir tahun.

Berdasarkan data perkembangan harga bahan pangan pokok yang dikutip dari  http://uptpasar. cimahikota.go.id, harga bahan pokok di beberapa pasar tradisional juga cenderung masih tetap atau stabil.

Beras medium dan premium masih dijual berkisar antara Rp10.500 hingga Rp12.000/kg tergantung kualitas, daging sapi Rp110.000/kg serta daging ayam Rp36.000/kg. Kemudian bawang merah Rp28.000 dan bawang putih Rp22.000/kg serta cabal merah Rp 35.000/kg.

Enung (46) pedagang daging ayam di Pasar Atas memprediksi kenaikan harga baru akan terjadi beberapa hari jelang perayaan Natal. Saat ini, kata dia, pasokan daging ayam relatif cukup banyak dan lancar sehingga para pedagang rata-rata menjual dengan harga Rp35.000/kg.

"Biasanya dua atau empat hari jelang Natal, harga daging ayam naik. Tapi kenaikannya juga engga bakal terlalu tinggi, nggak seperti jelang Lebaran," katanya, Kamis (6/12/2018).

Melimpahnya stok daging ayam di Pasar Atas juga dipengaruhi sepinya pembeli lantaran para pedagang baru pindah menempati kios relokasi, "Biasa kalau pindah tempat, suka sepi. Tapi setelah satu bulan, baru ramai lagi," bebernya.

Kepala Seksi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Cimahi, Agus Irwan mengungkapkan, petugas dinas telah memantau stok kebutuhan pokok ke distributor. Hasilnya, dia menyatakan, stoknya cukup melimpah serta pasokan dari distributor ke sejumlah pasar tidak menemui hambatan.

"Sehingga kami tidak perlu mengkhawatirkan terjadi kekurangan stok bahan pokok baik menjelang ataupun saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2019. Jadi, masyarakat juga tidak perlu cemas kehabisan stok bahan pokok, cukup membeli sewajarnya saja," jelasnya.

Meski begitu, pihaknya berharap masyarakat tidak melakukan aksi borong kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru karena bisa memicu kekhawatiran konsumen lainnya. Bahkan ia memperkirakan, stok bahan pokok ini mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.

Namun diakuinya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, kenaikan harga kebutuhan pokok biasanya akan terjadi beberapa hari jelang perayaan. 

"Tetapi jika melihat melimpahnya stok, kenaikannya diperkirakan tak terlalu signifikan. Harga-harga juga saat ini masih relatif normal, kalaupun nanti ada kenaikan, perkiraan kami masih di bawah 10 persen," tandasnya.

Baca Lainnya