Selasa, 9 Mei 2023 18:32

Tempat Mangkal Anak Jalanan di Kota Bandung Tersisa Sembilan Titik

Penulis : Bubun Munawar
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiyar
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiyar [Humas Kota Bandung]

Limawaktu.id,- Jumlah lokasi rawan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Bandung berkurang. Dari sebanyak 25 lokasi, kini menjadi 9 lokasi. Sembilan lokasi tersebut yaitu Pasirkoja, perempatan Istana Plaza (Jalan Padjadjaran), Jalan Gatot Subroto, Jalan L.L.R.E Martadinata (Riau), Jalan Mohamad Toha dan Jalan Astana Anyar, Jalan Leuwipanjang, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Alun-alun.

"Alhamdulillah, dari 25 lokasi, sekarang tinggal 9 lokasi lagi," tutur Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiyar di Balai Kota Bandung, Selasa (9/5/2023).

Pihaknya tidak tinggal diam dengan persoalan anak jalanan yang menyerempet ke criminal. Soni mengaku bersama Forkopimda terus berupaya menyelesaikan permasalah sosial di Kota Bandung.

"Sudah menyurati kepada Polrestabes dan Kodam untuk bersama menjadi tim penjangkauan bagi PPKS jalanan ini," ujarnya.

Ia pun mengakui soal kucing-kucingan ketika PPKS akan ditertibkan.

"Ada (kucing-kucingan) jam rawan itu pukul 07.00 WIB, pukul 12.00 WIB, dan sore. Ketika macet mereka beraksi," ungkapnya.

Soni pun mengimbau kepada masyarkat untuk selektif memberi uang kepada PPKS.

"Suplay demand-nya harus dipangkas. Di samping yang meminta mohon tidak memberikan di jalan. Tidak memberi di jalan bukan berarti tidak peduli," katanya.

Soni menuturkan terjadi penurunan jumlah PPKS jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Hasil data dibandingkan tahun 2021, tahun 2022 ada tren penurunan. Jadi periode Januari sampai April (2022) itu ada penurunan 30 persen. Hal itu terjadi karena upaya penjangkauan setiap hari, imbauan hingga woro-woro tiap hari," jelasnya.

Baca Lainnya