Rabu, 11 Maret 2020 22:05

Tarif Baru BPJS Kesehatan Dibatalkan MA, Bagaimana Nasib 3 Ribu Lebih Peserta Cimahi-KBB yang Turun Kelas?

Pelayanan BPJS Cabang Cimahi Jalan Sangkuriang
Pelayanan BPJS Cabang Cimahi Jalan Sangkuriang [Fery Bangkit]

Limawaktu.id -Sejak 1 Januari 2020, iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) menggunakan tarif baru sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Termasuk di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Baerat (KBB).

Dalam Perpres baru itu, iuran BPJS Kesehatan naik 100 persen. Untuk Kelas III naik dari Rp 25.500 per bulan menjadi Rp 42.000, Kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 dan Kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000.

"Dari Januari sudah naik, tagihan (ke peserta) pakai Perpres Nomor 75 Tahun 2019 ," kata Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Ilham Muttaqien saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Jalan Sangkuriang, Rabu (11/3/2020).

Pelayanan BPJS Kota Cimahi di Jalan Sangkuriang

Setelah dua bulan berjalan, Mahkamah Agung (MA) akhirnya membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut pada 9 Maret lalu. Pembatalan itu dilakukan melalui putusan judicial review terhadap Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam putusannya, MA menyatakan Pasal 34 Ayat 1 dan 2 Perpres Jaminan Kesehatan tak memiliki kekuatan hukum mengikat. Selain itu, pasal tersebut juga dinyatakan bertentangan dengan sejumlah undang-undang.

Dikatakan Ilham, hingga saat ini BPJS Kesehatan sampai saat ini belum menerima salinan putusan MA tersebut. Untuk itu, BPJS Kesehatan Cabang Cimahi akan menunggu kebijakan selanjutnya dari pusat.

"Belum tau kebijakannya, nunggu pusat. Intinya mah ketika ada kebijkan, BPJS mengikuti," tegasnya.

Dia mengakui, sejak adanya informasi kenaikan tarif, tercatat ad 3.763 peserta di Kota Cimahi dan KBB yang turun kelas. Data itu tercatat sejak Oktober 2019 hingga Februari 2020.

Perihal apakah ada pengembalian (refund) bagi peserta yang membayar iuran menggunakan tarif baru, Ilham belum bisa memastikannya. Namun yang pasti, kata dia, saat ini BPJS Kesehatan masih berlandaskan Perpres terbaru soal tarif.

"Regulasi kita tetap jalankan. Prinsipnya dengan ada perubahan kebijakan, intinya kita siap. Kita buat kebijakan yang mempermudah peserta," pungkasnya. 

Baca Lainnya