Senin, 24 Juni 2024 14:07

Tak Masuk Zonasi, Warga Cibeureum Komplain PPDB

Penulis : Bubun Munawar
Penerimaan Peserat Didik Baru (PPDB) di salah satu SMP Negeri di Cimahi secara online
Penerimaan Peserat Didik Baru (PPDB) di salah satu SMP Negeri di Cimahi secara online [Limawaktu.id]

Limawaktu.id, Cimahi – Sejumlah warga Kempung Cimindi Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi mengeluhkan penerapan sistem penerimaan siswa baru malalui jalur zonasi.Pasalnya kondisi wilayah tinggal mereka berjauhan dengan lokasi SMP Negeri yang ada.

“Banyak warga disini mengeluh saat penerimaan siswa baru dari jenjang Sekolah Dasar (SD)  ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena tidak masuk dalam zonasi, hal itu berlangsung setiap tahun sejak sistem zonasi diterapkan pemerintah,” terang Siti, salah satu warga RW 17 Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi.

Dia menjelaskan, ada dua SMP yang menjadi tujuan para lulusan di wilayah mereka, yaitu SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 9 Cimahi, namun saat ada lulusan SD yang ingin masuk ke dua sekolah tersebut terkendala jarak dari lokasi rumah siswa ke lokasi kedua SMP tersebut.

“Anak-anak disini banyak yang tidak diterima di dua SMP Negeri tersebut karena tidak termasuk dalam zonasi yang ditetapkan, akhirnya banyak lulusan SD disini yang  tidak bisa masuk sekolah negeri dan terpaksa harus masuk ke sekolah swata, ” jelasnya.

Menanggapi konidisi tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cimahi Heni Tishaeni mengatakan, hal itu menjadi bahan pemikiran bersama, namun sebelum melakukan pembangunan SMP negeri baru, pihaknya ingin juga memberdayakan  sekolah swata agar tetap eksis membantu pemerintah dalam hal pendidikan dasar.

“Itu memang jadi bahan pemikiran bersama,  tapi juga kita sebelum membangun sekolah negeri kita ingin memberdayakan juga sekolah swasta kan itu kasihan kalau semua masuk ke negeri sekolah swasta gimana Padahal mereka juga bagian dari partisipasi masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan kan gitu ya,” katanya, disela-sela kegiatan Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Non ASN, di Gedung Cimahi Technopark, Senin (24/6/2024).

Menurut dia,  pemerintah melalui Dinas Pendidikan melakukan dukungan kepada sekolah swasta  untuk tetep eksis seperti dengan membantu SPP Gartis bagi siswa kurang mampu. 

“Bagi siswa kurang mampu di SMP swasta kita berikan bantuan SPP sehingga mereka bisa gratis, termasuk para gurunya diberikan bimbingan teknis, jadi perlakuan kita sama untuk sekolah negeri dan swasta,” katanya.

Di Kota Cimahi sendiri daya tampung SMP negeri untuk menerima siswa baru sebanyak 4000 siswa, sampai saat ini yang diterima melalui jalur zonasi ada sekitar 2000 an atau 75 persen dari daya tampnung sekolah yang ada. 

Sementara, Sekda Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan mengungkapkan, dirinya sudah berbicara dengan Kadis bahwa zonasi yang ada di kota Cimahi ini adalah zonasi dalam ukuran kecamatan dengan harapan  jangkauannya bisa mewadahi semua masyarakat yang ada di Kota Cimahi.

“Jadi karena ini adalah kebijakan yang memang diterapkan oleh Pemerintah Pusat, mudah-mudahan dengan kebijakan teknis di tingkat daerah yang seperti yang saya sampaikan ini bisa mewadahi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Lainnya