Senin, 6 Agustus 2018 14:30

Tak Lolos, UPT PKB Kota Cimahi 'Ngebet' Ajukan Akreditasi Uji KIR

Reporter : Fery Bangkit 
Uji Coba Berkala Kendaraan Bermotor di UPT PKB Kota Cimahi, Jalan HMS Mintaredja, Senin (6/8/2018).
Uji Coba Berkala Kendaraan Bermotor di UPT PKB Kota Cimahi, Jalan HMS Mintaredja, Senin (6/8/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Cimahi kembali mengajukan akreditasi tempat Uji KIR di Kota Cimahi.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan menggelar akreditasi tempat pengujian berkala atau uji KIR di 160 pemerintah daerah. Hasilnya, hanya 41 daerah yang lolos. Kota Cimahi sendiri dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat.

Kepala UPT PKB Kota Cimahi, Asep Rahmat Rio mengatakan, untuk pemenuhan syarat akreditasi, pihaknya sudah melakukan kelengkapan persyaratan. Semua kekurangan persyaratan sudah diserahkan ke Kementrian Perhubungan.

"Secara teknis, waktu tim akreditasi pusat datang, memang kita lampu uji emisi dalam keadaan trouble," kata Asep saat ditemui di UPT PKB Kota Cimahi, Jalan HMS Mintaredja, Senin (6/8/2018).

Sekarang, tegas Asep, semua kekurangan itu telah diperbaiki dan tinggal menunggu hasil akreditasi terbaru dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan.

"Sekarang sudah terpenuhi. Tinggal menunggu hasil," ujarnya.

Asep melanjutkan, keberadaan tempat uji KIR di Kota Cimahi sangat penting untuk melakukan pengujian kendaraan lokal seperti angkutan umum (angkot) dan kendaraang barang.

Selain itu, katanya, uji KIR ini menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi. Setiap tahunnya, PAD dari sektor uji KIR kerap mengalami peningkatan.

Khusus raihan PAD dari sektor uji KIR tahun kemarin, beber Ases, mencapai Rp 680 juta. Sedangkan untuk tahun 2018, pihaknya menargetkan raihan hingga Rp 616 juta.

"Kalau PAD ada peningkatan. Sekarang (2018) sudah mencapai 61,18 persen dari target Rp 616 juta," tandasnya.

Baca Lainnya