Kamis, 28 Desember 2017 6:09

Suhartini Ibu Pengidap Kanker Payudara Stadium 3 Lewati Masa Sulit

Reporter : Fery Bangkit 
Suhartini, warga  Kampung Andir, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat bercerita soal penyakit kanker yang dideritanya.
Suhartini, warga Kampung Andir, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat bercerita soal penyakit kanker yang dideritanya. [limawaktu]

Limawaktu.id, - suhartini (29) kini bisa bernafas lega. Pasalnya, kanker payudara stadium tiga yang hampir satu tahun dideritanya kini telah hilang.

Penyakit tersebut sempat membuatnya menderita. Apalagi, saat itu, ia tengah mengalami masa kehamilan. Kini usia kandungannya sudah memasuki bulan keenam.

Ketika ditemui dikediamannya Rabu (27/12/2017) di Kampung Andir, RT 08 RW 02, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, ia mengatakan, kanker payudara itu diketahui setelah diperiksa pada bulan januari lalu dan terdeteksi ada butiran sebesar telor ayam.

Lalu, Suhartini melakukan operasi di Rumah Sakit Karisma Cimareme, namun ketika usia kehamilannya menginjak empat bulan, butiran itu malah semakin membesar.

"Setelah operasi itu kirain tidak akan membesar, setelah beberapa bulan kesini terus membesar," ujarnya.

Sebelumnya, selama menjalani masa kehamilannya, Suhartini, terbebani dengan kanker payudara sehingga payudaranya yang sebelah kiri membesar. Kanker payudara itu diketahui setelah diperiksa pada bulan Januari lalu dan terdeteksi ada butiran sebesar telor ayam.

Lalu, ia melakukan operasi di Rumah Sakit Karisma Cimareme, namun ketika usia kehamilannya menginjak empat bulan butiran itu malah semakin membesar

"Sebelum operasi payudara saya sebesar tabung gas melon beratnya 5 kilogram," tuturnya.

Sebetulnya, jika harus melakukan operasi menggunakan biaya sendiri, amatlah sulit. Pasalnya, suaminya Salimin (33) hanya berpenghasilan dari jualan gorengan.

Ia menghuni rumah di pemukiman padat penduduk dan sedang ditemani adik serta orang tuanya. Ia terlihat telah ceria dan nada bicaranya pun terdengar lantang.

Beruntung ia mendapat bantuan dari Yayasan Gerbang Sedekah yang telah membantu untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Advent Bandung.

Ia mengatakan, mejalani operasi pada Rabu 20 Desember 2017 dan diizinkan pulang pada Minggu 25 Desember 2017.

"Untuk operasi, alhamdulillah saya mendapat bantuan sebesar 30 juta," katanya. (kit)

Baca Lainnya