Minggu, 11 Februari 2018 19:10

Suasana Gotong Royong Ala Warga dan Koramil 0901 Lembang Bersihkan Sampah Setinggi 4 Meter

Reporter : Fery Bangkit 
 Warga dan Koramil 0901 Lembang Bersihkan Sampah Saat Memembersihkan Tumpukan Sampah.
Warga dan Koramil 0901 Lembang Bersihkan Sampah Saat Memembersihkan Tumpukan Sampah. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Menumpuknya sampah hingga mencapai 4 meter dan memanjang 150 meter di Jalan Maribaya, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat mengundang keprihatinan warga dan aparat TNI setempat.

Berangkat dari keprihatinan itu, sekitar 400 warga dan Anggota Koramil 0901 Lembang bergotong-royong membersihkan tumpukan sampah liar tersebut. Bermodal peralatan cangkul, sapu lidi, sarung tangan, sabit, karung sampah hingga sekop, warga dengan suka cita membersihkan tumpukan sampah tersebut.

Tidak hanya membersihkan sampah, warga juga melakukan pemangkasan pohon serta sekaligus menanam tanaman hias supaya masyarakat ikut menjaga kebersihan dan tidak ada lagi yang membuang sampah di tempat itu.

Danramil 0901 Lembang, Kapten Arm. Pendi mengatakan, selain untuk menciptakan kawasan wisata Lembang yang bersih, kerja bakti sampah ini juga dalam rangka kegiatan Citarum Bersih yang dicanangkan langsung Presiden Joko Widodo.

"Kami, TNI bersama Polri dibantu warga bersih-bersih di hulu Citarum, tepatnya di pinggir Jalan Maribaya Lembang yang merupakan jalur wisata. Citarum Harum sekarang sedang digalakkan Muspida Jabar. Semoga dengan kegiatan ini, Lembang bisa memberikan kontribusi air bersih untuk di wilayah Bandung dan sekitarnya," kata Pendi, Minggu (11/2/2018).

Berbagai sampah rumah tangga seperti kantong plastik, botol minuman dan lain-lain yang diperkirakan terkumpul sebanyak 21 kubik lalu diangkut menggunakan dua kendaraan dump truck dari Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat untuk dibuang ke TPA Sarimukti.

"Setelah bersih, rencananya pihak desa akan membuat taman. Namun untuk sementara, kami pasang garis polisi dan menanam puluhan tanaman hias serta spanduk berisi imbauan agar warga tidak lagi membuang sampah di sekitar sini," bebernya.

Selain di Jalan Maribaya, pembersihan sampah juga dilakukan di Jalan Cijeruk dengan melibatkan puluhan warga sekitar. Sebelumnya, warga kerap mengeluhkan sampah liar di berbagai wilayah Lembang karena tidak pernah diangkut dinas terkait. Selain merusak pemandangan, keberadaan sampah itu pun menimbulkan bau tak sedap bagi setiap orang yang lewat.

Padahal, sekitar 100 meter dari tumpukan sampah terdapat tempat wisata yang ramai dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar kota, terutama setiap akhir pekan.

Jamal (36), seorang warga Jalan Maribaya mengaku sampah dibiarkan selama sekitar setahun terakhir ini. Padahal, pengelolaan sampah di kawasan Lembang selayaknya mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat, karena Lembang menjadi daerah kunjungan orang luar kota.