Selasa, 14 November 2017 21:15

Speedgun Jaring Puluhan Pengendara di Tol Purbaleunyi

News Operasi Zebra Lodaya
Microdiagram Laser
Microdiagram Laser [Fábio Pozzebom/ABr]

Limawaktu.id - Ratusan kendaraan roda empat diberhentikan Anggota Satlantas Polres Cimahi di ruas Jalan Tol Purbaleunyi KM 120 hingga KM 125, Selasa(14/11/2017).

Hal tersebut merupakan bagian dari Operasi Zebra Lodaya (OZL) tahun 2017. Pelaksanaan OZL berlangsung sejak 1 November 2017 dan berakhir hari ini.

Semua kendaraan tersebut dihentikan lantaran laju kendaraannya dibawah batas minimal kecepatan di jalan tol, yakni 40 kilometer/jam. Sedangkan kendaraan tersebut kedapatan melaju hanya 20 hingga 30 kilometer/jam.

Kecepatan tersebut terdeteksi menggunakan alat speedgun. Speedgun sendiri berfungsi mengukur kecepatan kendaraan yang melintas dengan sistem sensor.

Alhasil, Anggota Satlantas melakukan penilangan terhadap 32 kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat berkendara.

Dijelaskan oleh Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto, mekanisme penggunaan speedgun dalam OZL kali ini dengan menempatkan speedgun di sisi jalan tol. Setelah kecepatan terintegrasi pada layar, kemudian dikomunikasikan pada anggota yang berada sejauh 300 meter daru speedgun itu berada.

Petugas kemudian melakukan kanalisasi sehingga kendaraan melambat, dan akan mengarah kendaraan yang telah ditandai oleh operator speedgun.

"Jarak 300 meter dari speedgun itu untuk memperlambat laju kendaraan, ditambah dengan kanalisasi juga. Jadi petugas kami yang ada disana, langsung melakukan penindakan terhadap kendaraan yang telah ditandai," ujar AKP Suharto saat ditemui di Rest Area Tol Purbaleunyi KM 125, Cibeber, Kota Cimahi, Selasa (14/11/2017).

Petugas kemudian melakukan pengecekkan kelengkapan surat-surat kendaraan, dan melakukan penilangan karena kendaraan telah melanggar batas kecepatan di ruas jalan tol yang telah ditentukan.

"Setelah dicek kemudian semua kendaraan yang dianggap melanggar itu kami tilang. Ada juga kendaraan yang kami tilang karena tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan SIM," tutupnya. (kit)