Kamis, 9 November 2017 14:10

Soal Penghayat Kepercayaan, Kemenag Kota Cimahi: Sabar, Tunggu Regulasi Lebih Lanjut!

Reporter : Fery Bangkit 
Cece Hidayat, Kepala Kemenag Kota Cimahi.
Cece Hidayat, Kepala Kemenag Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cimahi angkat bicara usai dikabulkannya penghayat kepercayaan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kepala Kemenag Kota Cimahi, Cece Hidayat meminta, sekitar 396 warga penghayat kepercayaan di Kota Cimahi untuk bersabar menunggu regulasi lebih lanjut terkait pengisian kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Teknis, juklak juknis ke depan kita tunggu tindak lanjutnya dari Kemenag pusat. Sabar dulu, regulasinya panjang," ujarnya, saat ditemui di Kantor Kemenag Kota Cimahi, Jl. Kamarung, Kota Cimahi, Kamis (9/11/2017).

Menurutnya, regulasi pencantuman penghayat kepercayaan dalam KTP tidak sesederhana itu. Tapi harus diperjelas dengan regulasi-regulasi yang akan disusun oleh instansi terkait, seperti Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kemenag.

Secara keseluruhan, kata Cece, Kemenag menyambut baik putusan MK. Pihaknya akan mematuhi putusan tersebut.

"Intinya apapun putusan MK, itu merupakan keputusan yang mengikat. Kita harus menaati," ujarnya.

Seperti diketahui, MK telah mengabulkan gugatan pemohon penghayat kepercayaan Pasal 61 ayat (2) dan Pasal 64 ayat (5) Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.(kit)*