Kamis, 1 November 2018 18:06

Siswa Nakal Selalu Curi Peluang untuk Bolos

Reporter : Fery Bangkit 
47 siswa SD dan SMP yang terjaring operasi di Kota Cimahi.
47 siswa SD dan SMP yang terjaring operasi di Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan menegaskan, pengawasan dan pemantauan sekolah terhadap siswa di Kota Cimahi terbilang ketat.

"Di sekolah sudah ketat, tapi mereka (siswa) terutama yang memiliki tingkat kenakalan kronis selalu mencari kesempatan," kata Dikdik saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Kamis (1/11/2018).

Baca Juga : 'Tercyduk' Bolos, Puluhan Pelajar di Cimahi Angkut Petugas Gabungan

Seperti diketahui, pagi tadi Dinas Pendidikan serta Satpol PP dan Polres Cimahi menggelar operasi penegakan disiplin. Tercatat, ada 47 siswa yang terjaring operasi. Mereka kedapatan tengah berada di warnet dan tempat umum saat jam sekolah.

Dikatakan Dikdik, bolosnya para siswa ini bukan semata-mata karena kesalahan dari pengawasan. Tapi memang, siswa selalu mencari peluang untuk bolos. Ia mencontohkan, misalnya ada siswa berangkat dari rumah, namun pada kenyataannya tak datang ke sekolah.

Baca Juga : Kabur Lalu Main di Warnet, Siswa di Cimahi:Kapok, Saya Takut!

Jelas, kata dia, hal itu karena memang prilaku siswa yang harus lebih diedukasi terus menerus. Selain itu, peran lingkungan sekitar, seperti keluarga pun harus berperan untuk mengedukasi.

"Dukungan dari lingkungan keluarga sangat penting," ucap Dikdik.

Perihal kelalaian dari pihak sekolah, Dikdik memastikan itu bukan karena kesalahan dari sekolah. Sebab, pengawasan terhadap siswa sudah maksimal. 

Terlebih lagi, jika memang bolosnya siswa disebabkan kelalaian pihak sekolah, maka akan jadi penilaian. "Indikator penilaian kinerja sekolah kami meliihat dari pelanggaran. Semakin banyak pelanggar, itu cerminan kinerja kurang," tandasnya.

Baca Lainnya