Kamis, 20 September 2018 21:23

Singgah ke Lembang, Mentan RI Umbar Hasil Tanaman

Reporter : Fery Bangkit 
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman mengklaim, ia menerima laporan bahwa hasil Tanaman mengalami peningkatan antara 1,3 juta-1,5 juta di bulan September meski tengah musim kemarau.

"Tanaman, aku lihat tadi subur. Hasil tanam juga ada peningkatan, dulu hanya 500 ribu hektare," kata Amran Amran ketika menghadiri Spekta Horti 2018 di Balai Penelitian Tanaman Sayur (Balitsa) Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (20/9).

Andi Amran menegaskan tidak ada lahan pertanian yang terkena dampak kekeringan akibat musim kemarau. Sebab pemerintah telah mempersiapkan langkah pencegahan sejak tiga tahun lalu.

"Tiga tahun lalu, sejak pemerintahan Jokowi-JK, kita bangun 30 ribu embung. Lalu 3,4 juta irigasi yang terbesar sepanjang sejarah. Kita bangun small dam (dam kecil), juga pompanisasi," ungkapnya.

Dia menyatakan, prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan jika wilayah Indonesia mengalami El-Nino juga tidak terlalu berpengaruh banyak terhadap lahan pertanian.

"Ini sekarang sudah Hujan, kalau mungkin ada El-Nino itu kecil. Jadi jangan membayangkan seperti tahun 1997/1998 dan 2015/2016," bebernya.

Sementara itu, BMKG Bandung mengeluarkan rilis laporan cuaca untuk wilayah Jabar pertanggal 20 September 2018. Dalam laporannya, masyarakat diharap waspada terhadap potensi adanya peningkatan potensi hujan di sebagian daerah.

Berdasarkan pantauan citra satelit BMKG pukul 14.40 WIB, sejumlah daerah di Jabar berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir dan angin kencang pada Kamis sore. Sejumlah daerah yang diperkirakan turun hujan di antaranya Bekasi, Karawang, Depok, Bogor, Sukabumi, Garut dan Tasikmalaya.

Baca Lainnya