Senin, 11 Juni 2018 14:39

Sidak hari ini: Stok Kebutuhan Pokok Aman, tapi Harga Melejit Naik Jelang Lebaran

Reporter : Fery Bangkit 
Inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko modern di Kota Cimahi pada Senin (11/6/2018).
Inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko modern di Kota Cimahi pada Senin (11/6/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- H-4 jelang Idul Fitri 1439 Hijriyah, tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko modern di Kota Cimahi pada Senin (11/6/2018).

Sidak dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind), Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Polres Cimahi.

Baca Juga : Gandeng NU, Apindo Buka SMA Terbuka untuk Buruh

Kepala Disdagkoperind Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama mengatakan, sidak ini untuk memantau distribusi berbagai kebutuhan pokok di Kota Cimahi.

"Kita coba melihat distribusi kebutuhan pokok, itu yang paling penting," kata Adet saat ditemui di Transmart, Jalan Amir Mahmud, Cimahi, Senin (11/6/2018).

Baca Juga : Harga Kepokmas Terpantau Normal

Setelah dilakukan pengecekan, kata Adet, ketersediaan berbagai jenis komiditi kebutuhan pokok bagi masyarakat terbilang aman. Termasuk di pasar modern dan pasar tradisional.

Jikalau memang ada kelangkaan pun, pihaknya akan langsung melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pihak Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Secara keseluruhan gak ada kekosongan. Kalau ada kekosongan kita ada koordinasi lain dengan Pemprov Jabar dan Bulog," tegasnya.

Meski ketersediaan aman, diakui Adet untuk harga kebutuhan pokok, seperti daging ayam dan daging sapi cenderung mengalami kenaikan.

Harga daging ayam beku misalnya, yang menyentuh Rp33.000/kilogram di pasar modern. Sedangkan daging ayam fresh di pasar tradisional sudah menyentuh harga Rp44.000/kilogram.

Kenaikan harga tersebut dinilai wajar terjadi jelang lebaran. Sebab, kata Adet, permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok biasanya cenderung naik.

"Seperti diprediksi siklus tahunan, naik. Sebentar lagi akan mahal," tandasnya.

Baca Lainnya