Minggu, 5 Agustus 2018 15:48

Siap-siap, Wali Kota Cimahi Bakal Rombak Pejabat Eselon II

Reporter : Fery Bangkit 
Kadisdukcapil Kota Cimahi M Suryadi Tengah Menandatangani SK Sebagai Pj Sekda Kota Cimahi Di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Rabu (1/8/2018).
Kadisdukcapil Kota Cimahi M Suryadi Tengah Menandatangani SK Sebagai Pj Sekda Kota Cimahi Di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Rabu (1/8/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna dikabarkan akan segera merotasi sejumlah Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Rotasi terhadap pejabat eselon II yang sudah menjabat minimal dua tahun di posisi setingkat kepala dinas, kepala badan serta asisten kota.

Baca Juga : Ajay Tunjuk Kadisdukcapil Jabat Pj Sekda Kota Cimahi

Ada sejumlah pejabat eselon II yang kemungkinan akan dirotasi dalam waktu dekat karena sudah menjabat dua tahun. Di antaranya Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Adet Candra Purnama. Ia menjabat sejak Maret 2016.

Kemudian Supendi Heriyadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi yang dijabatnya sejak Maret 2016. Kepala Dinas Pendidikan Dikdik Suratno Nugrahawan yang menjabat sejak April 2016, Asisten Administrasi Umum yang dijabat Sri Nurul Handayani yang menjabat sejak April 2016.

Baca Juga : Jadi Pj Sekda Kota Cimahi, Kadisdukcapil Minta Izin ke Kemendagri untuk Tuntaskan Serapan Anggaran

Lalu, yang diketahui sudah menjabat selama dua tahun sebagai eselon II adalah Tata Wikanta pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Maria Fitriani sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat.

Kemudian Pratiwi sebagai Kepala Dinas Kesehatan serta Harjono sebagai Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD).

"Rotasi eselon dua segera. Jadi setelah eselon tiga dan empat terpenuhi semua kita berpikir segera bulan depan segera disususn mutasi eselon dua," terang Kepala BPKSDMD Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi, Minggu (5/8/2018).

Namun, sebelum rotasi mutasi, pihaknya akan mengkonsultasikan penyusunan Panitia Pelaksana (Pansel) dan Tim Seleksi (Timsel) kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Setelah Pansel dan Timsel terbentuk, baru akan diadakan rotasi-mutasi pejabat eselon II. Sebab, Pansel dan Timsel tersebutlah yang akan menjadi panitia independen untuk melakukan proses rotasi-mutasi.

Pansel dan Timsel juga akan bertugas untuk melaksanakan proses open bidding atau seleksi terbuka sejumlah posisi jabatan eselon II yang kosong.

"Setelah mutasi eselon dua, baru yang kosong di-open biding-kan," ucap Harjono.

Seperti diketahui, sejak awal 2017, ada empat OPD yang belum memiliki pimpinan definitif. Yakni Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas Lingkungan Hidup.

Kemudian, tahun 2018 kekosongan setingkat kepala dinas bertambah seiring pensiunnya para pejabat struktural seperti Kasatpol PP Aris Permono, Kepala Dinas Perhubungan Ison Suhud serta Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Bambang Maulana.

Baca Lainnya