Kamis, 24 Januari 2019 16:42

Seorang Perempuan Sembunyikan Sabu dalam Mulut

Petugas Lapas Banceuy mengamankan FZ, seorang perempuan yang mencoba selundupkan sabu dalam lapas, Kamis (24/1).
Petugas Lapas Banceuy mengamankan FZ, seorang perempuan yang mencoba selundupkan sabu dalam lapas, Kamis (24/1). [limawaktu]

Limawaktu.id - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy Bandung kembali menggagalkan penyelundupan narkotika ke dalam lapas tersebut, Kamis (24/1). Seorang perempuan berinisial FZ (40), berhasil diamankan oleh petugas lapas. 

Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung Eris Ramdani menuturkan, penangkapan bermula saat PJ datang sekitar pukul 11.30 untuk membesuk salah seorang warga binaan di tempat tersebut, yakni BS. 

Baca Juga : Selundupkan Sabu, WNA Asal Vietnam Divonis 12 Tahun Penjara

Seperti biasa, petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengunjung yang membesuk. Namun, saat ditanya oleh petugas, perempuan yang sehari-harinya buruh cuci ini nada bicaranya tak jelas, sehingga menimbulkan kecurigaan. 

"Awalnya dia tidak mau ngomong. Petugas yang curiga menyuruh membuka mulut yang bersangkutan, dan ditemukan barang yang diduga narkotika jenis sabu," ucap Eris. 

Baca Juga : Punya Narkotika Golongan 1, Warga Cianjur Terancam 20 Tahun Penjara

Dari mulut perempuan itu, petugas menemukan 21 paket sabu seberat 14 gram. Rencananya barang haram tersebut bakal diberikan kepada salah seorang warga binaan lapas khusus narkotika itu. FZ sendiri mengaku baru pertama kali mengantarkan narkoba untuk diselundupkan ke dalam lapas. 

Dirinya mengaku mengenal BS dari Facebook, dan ditawari untuk membawa sabu itu dengan iming-iming imbalan Rp 500 ribu. "Barangnya ambil di bungkus rokok dekat Yogya Kepatihan. Saya ngambil barangnya malam," tutur FZ. 

Baca Juga : Sabu Diselundupkan dalam Karpet

Meski mengetahui barang yang akan diantarkan ke dalam lapas adalah narkotika, FZ tetap nekat melakukan hal tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi. Apalagi, BS telah mengarahkannya untuk menyembunyikan sabu tersebut dalam mulut. 

"Ya coba-coba saja. Saya kan tukang cuci, lumayan uangnya buat anak. Dia (BS) juga nyuruh saya nyoba. Eh, waktu saya nyuci ga kerasa capek, ga kerasa ngantuk," beber dia. 

FZ yang masih dalam pengaruh narkotika itu langsung diamankan oleh petugas lapas. Sementara, BS, warga binaan yang akan menerima antaran barang itu, berada dalam pengawasan ketat Lapas Banceuy. (*)

Baca Lainnya