Jumat, 29 Mei 2020 15:29

Sempat Unjuk Rasa, Pelaku Usaha Wisata Cianjur Minta Perhatian Pemerintah

Reporter : Bubun Munawar
Pantai Jayanti di Kabupaten Cianjur menjadi daerah tujuan wisata
Pantai Jayanti di Kabupaten Cianjur menjadi daerah tujuan wisata [google map]

Cianjur - Pelaku usaha kecil di tempat wisata di Cianjur, Jawa Barat, sempat berunjuk rasa agar obyek wisata Pantai Jayanti diizinkan untuk beroperasi selama libur hari raya seperti biasa dengan menjalankan protokol kesehatan, namun izin tersebut tidak keluar.

Hal itu disampaikan Rohayati pemilik warung di pinggir Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, saat dihubungi,  Jumat (29/05). Merka berharap mendapat bantuan dari pemerintah karena hingga saat ini tidak dapat menjalankan usahanya akibat PSBB yang diperpanjang, sehingga berdampak terhadap penutupan tempat wisata yang belum bisa ditentukan sampai kapan.

dia menjelaskan, upaya tersebut dilakukan puluhan orang pelaku usaha kecil di sepanjang pantai selatan Cianjur karena selama PSBB mereka tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah, meskipun mereka masih bisa bertahan dengan uang yang ada.

Namun, dengan diperpanjangnya PSBB yang berimbas kembali diperpanjangnya penutupan aktivitas wisata di wilayah tersebut, membuat pelaku usaha semakin kesulitan karena uang yang mereka miliki sudah habis untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, sedangkan usaha tidak berjalan.

"Harapan kami ketika itu hanya libur Lebaran, kami tetap bisa berusaha karena kami melihat banyak wisatawan yang akan datang ke pantai Jayanti seperti Lebaran tahun sebelumnya. Ternyata kami tidak diizinkan berjualan, sementara perut harus tetap diisi sedangkan bantuan tidak kami dapatkan," katanya, dikutip Antara.

Hal senada terucap dari pedagang oleh-oleh di area Kebun Raya Cibodas, sejak ditutupnya kegiatan wisata selama penanganan COVID-19 yang sudah memasuki bulan ketiga, membuat pelaku usaha kecil di kawasan tersebut mengandalkan bantuan pemerintah yang tidak pernah mereka harapkan.

"Kami masih mampu berusaha, namun dengan kondisi seperti ini, harapan kami untuk tidak mengharap bantuan terpaksa kami lakukan karena hingga saat ini, kami yang terdampak tidak pernah didata untuk mendapat bantuan dari pemerintah," kata Mitun (38) pemilik warung kopi di area parkir Kebun Raya Cibodas.

Dia dan seratusan pelaku usaha kecil di kawasan tersebut, berharap pandemi segera berakhir dan mereka dapat menjalankan usahanya seperti biasa. Namun, jika terus berkepanjangan, mereka berharap pemerintah memberikan bantuan bagi pelaku usaha kecil yang sama-sama terdampak.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer