Selasa, 13 Maret 2018 2:37

Sempat Mogok, Truk Pengangkut Sampah Bandung Barat Segera Dioperasikan lagi

Reporter : Fery Bangkit 
Banyaknya lumpur yang turun ke jalan dan landasan menuju lokasi buangan TPAS Sarimukti, Kecamatan Cipatat, KBB.
Banyaknya lumpur yang turun ke jalan dan landasan menuju lokasi buangan TPAS Sarimukti, Kecamatan Cipatat, KBB. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Pihak Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) Jawa Barat membenarkan, bahwa para sopir pengangkut sampah dari Kabupaten Bandung Barat sempat mogok beroperasi.

"Sedangkan sopir truk sampah dari Cimahi, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung masih beroperasi seperti biasa," terang Humas BPSR tpas sarimukti, Herry S Wangsaprawira, Senin (12/3/2018).

Baca Juga : Pengangkutan Sampah Molor, Begini Penjelasan UPT Kebersihan Bandung Barat

Hanya saja, jika biasanya para sopir bisa mengangkut sampah bisa sampai empat kali dalam sehari, sekarang ini maksimal hanya 1 rit dalam sehari.

Hal itu lantaran buruknya akses jalan menuju TPAS Sarimukti. Seperti banyaknya lumpur yang turun ke jalan dan landasan menuju lokasi buangan baik dari zona I, II, III maupun IV.

Baca Juga : 35 Armada Tak Sanggup Angkut Gunungan Sampah yang Capai 670 Ton/Hari di Bandung Barat

Imbasnya dari buruknya akses jalan itu, truk pengangkut sampah harus rela antre berjam-jam untuk masuk ke TPAS Sarimukti.

"Memang sekarang kan lagi musim hujan, jadi banyak lumpur yang jatuh ke jalan atau sekitar TPA. Itu yang membuat timbulnya antrean truk," jelas Herry.

Baca Juga : Foto-foto Heroiknya Truk Pengangkut Sampah di Bandung Barat

Pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Kabupaten Bandung Barat mengkonfirmasi bahwa truk pengangkut sampah miliknya akan segera beroperasi normal.

Sementara itu, pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Kabupaten Bandung Barat mengkonfirmasi, truk pengangkut sampah yang dikelolanya akan segera beroperasi normal.

Menurut Kasubag TU UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat, Syahria menjelaskan, perkara tidak beroperasinya sejumlah truk sampah dikarenakan tengah mengalami perbaikan.

"Mobil harus diperbaiki dulu. Hampir 70% diperbaiki mobil," klaimnya.

Baca Lainnya