Kamis, 14 Februari 2019 16:42

Semoga Embung di Melong tak Nihil Realisasi Tahun ini

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [net]

Limawaktu.id - Wacana pembuatan embung kembali bakal digagas Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi. Rencana itu digulirkan tahun sebelumnya, namun nihil realisasi karena sulit dalam pembebasan lahan.

Wacana pembuatan embung itu kembali menyasar lahan milik PT Dewa Sutratex seluas 6.000 meter persegi. Adanya embung itu diharapkan bisa menampung limpahan air dari wilayah hulu saat hujan terjadi, meski tak terlalu optimal menampung air. Kawasan Melong merupakan wilayah yang kerap dilanda banjir.

"Sebetulnya tidak terlalu signifikan mengurangi banjir yang terjadi, karena luas embungnya juga terbatas. Kecuali kalau luasnya seperti danau," ungkap Kepala DPKP Kota Cimahi, Muhammad Nur Kuswandana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan D. Hardjakusumah, Kamis (14/2/2019).

Jika dirata-ratakan tinggi banjir yang terjadi sekitar 100 cm, dengan dibuatnya embung ketinggian banjir yang menerjang hanya berkurang sekitar 30 cm. "Artinya ada sisa banjir sekitar 70 cm, bahkan pengurangan ketinggian banjir itu tidak sampai setengahnya. Jadi tidak terlalu berdampak besar," bebernya.

Selain pembuatan embung di Melong, rencana penuntasan banjir juga bakal dilakukan sejak wilayah hulu. DPKP bakal membuat embung juga di Pasirkaliki. Tahun ini pihaknya bakal membebaskan lahan seluas 8.000 meter persegi.

"Anggarannya Rp 10 miliar untuk pembebasan lahan di Pasirkaliki," ucapnya.

Baca Lainnya