Limawaktu.id, Bandung Barat - Hujan deras yang mengguyur pada Rabu (7/11/2018) malam mengakibatkan tanah Longsor di Kampung Blok Desa RT.03/03 Desa Puteran Kecamatan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Area longsor mencapai 100 meter, dengan ketinggian 75 meter itu merupakan lahan sawah. Akibat bencana itu, kerugian yang dialami petani ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cikalongwetan, Pipin Irawan menerangkan, longsor terjadi pada Rabu, (7/11) sekira jam 22.00 WIB. Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu. Material tanah bukan hanya merusak sawah, namun juga menutup aliran anak sungai sehingga air bersih bagi warga tertutup.
"Tidak ada korban jiwa maupun pemukiman yang tertimpa, hanya saluran air untuk kebutuhan warga tertutup. Hari ini sedang dikerjakan gotong royong agar lahan pertanian bisa digunakan lagi dan aliran air lancar," ungkapnya, Kamis (8/11/2018).
Ia mengatakan, sawah itu milik, Yana Suriyana (70) seluas 800 meter, Oman (60) 200 meter persegi, dan Atis (45) 2.000 meter persegi semua warga sekitar lokasi.
"Ditaksir kerugian mencapai Rp150 juta, kondisi sawah baru selesai tandur," katanya.
Salah seorang saksi, Hana (70) mengaku kaget sebelum terjadi longsor mendengar suara ledakan seperti ban truk pecah. Saat dilihat sawah yang berjarak 100 meter dari rumahnya longsor menutup kebun warga.
"Saya lagi didalam rumah kaget ada suara ledakan, dilihat keluar sawah punya abah Yana longsor," tandasnya.